Sukses Konfercab NU, Tim Medis NU Jaga Kesehatan Peserta
NU Online · Senin, 29 Juli 2019 | 03:30 WIB
Jember, NU Online
Sukses perhelatan Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama Jember di kampus Universitas Islam Jember (UIJ), Ahad (28/7) laik disyukuri. Sebab hajatan NU dengan undangan 900-an orang itu berlangsung lancar dan selesai tepat waktu.
“Kita bersyukur kepada Allah, kita telah dapat menyelenggarakan Konfercab ini dengan lancar. Terima kasih untuk semuanya, ini berkat dukungan segenap elemen NU dan pihak-pihak terkait,” ucap ketua panitia Konfercab Nahdlatul Ulama Jember, H Rasyid Zakaria saat menutup acara, Ahad (28/7) malam.
Hajatan NU tersebut cukup meriah dan khidmah. Sederet ruangan untuk mendukung keramaian dan kelancaran Konfercab, habis terkapling diisi oleh sejumlah stand, mulai dari stand penyediaan kopi gratis hingga pelayanan ruqyah. Salah satu yang cukup menonjol adalah pelayanan kesehatan gratis bagi peserta dan undangan Konfercab.
Pelayanan kesehatan tersebut dipersembahkan oleh Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Jember bekerjasama dengan Klinik Pratama Rawat Inap Harapan Sehat. Dengan menggunakan mobil kesehatan, tim medis di bawah pimpinan dr. Multazam dan dr. Hisyam Rifqi tersebut menjadi tumpuan layanan kesehatan satu-satunya di arena Konfercab. Dengan tenaga medis yang andal mereka pun melayani keluhan para pengunjung Konfercab, mulai dari sekadar periksa tensi darah hingga yang merasa pusing.
“Dalam acara-acara dengan agenda yang padat seperti ini, kesehatan peserta wajib dijaga. Apalagi sekarang musim kemarau,” tukas dr. Multazam kepada NU Online di sela-sela melayani kesehatan peserta Konfercab NU.
Dr. Multazam menambahkan, Konfercab NU merupakan acaranya para kiai dan pengurus NU sehingga kesehatan peserta dan panitia harus diperhatikan. Karena itu, selain menyediakan pelayanan kesehatan sekaligus obatnya secara gratis, dr. Multazam juga menyiapkan segala sesuatunya jika pelayanan kesehatan peserta membutuhkan rujukan yang cepat ke rumah sakit terdekat.
“Semuanya kita siapkan. Tidak gampang (peserta) duduk-duduk sejak pagi hingga malam. Itu memerlukan energi yang berlebih,” jelasnya. (Aryudi AR)
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
5
Tiga Jurnalis Indonesia Bersama Aktivis Ditangkap Israel, Dewan Pers Minta Pemerintah Bertindak
6
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
Terkini
Lihat Semua