Jember, NU Online
Pengasuh Pondok Pesantren Nuris, Antirogo Jember, Jawa Timur, Gus Robith Qashidi
memberikan apresiasi yang tinggi terhadap prestasi tim Nuris, peraih juara 1 ajang Water Rocket Competition 2018 di kampus Universitas Jember . Menurutnya, capaian tersebut pantas dibanggakan mengingat ajang itu adalah level Jawa Timur, dan tim Nuris yang notabene merupakan santri sekaligus siswa MTs. Unggulan Nuris berhasil keluar sebagai juara.
“Ini tentu sangat membahagiakan dan membanggakan. Ternyata santri juga bisa,” tukasnya kepada NU Online di Kompleks Nuris, Senin (5/11).
Ia menambahkan, santri Nuris tak sekali ini saja meraih gelar juara di sejumlah kompetisi, namun apa yang dicapai dalam ajang kali ini sungguh membanggakan bagi segenap santri. Pasalnya, yang dinilai tidak sekedar kejauhan roket air meluncur ke udara, tapi tim diuji dengan soal-soal tertulis.
“Jadi ini memang lumayan repot. Orangnya harus benar-benar menguasai secara detail pembuatan roket itu,” lanjutnya.
Seperti diketahui, akhir bulan Oktober 2018, tim Nuris yang terdiri dari Hilman Faidul Umam, Fayyadh Rohman, dan M. Iqro Fani berhasil menggondol juara 1 ajang Physic Carnaval kategori Water Rocket Competition 2018 se-Jawa Timur. Ajang yang digelar Fakultas MIPA Fisika Universitas Jember ini dikuti oleh SMP sederajat se-Jawa Timur.
Kompetisi tersebut cukup menarik. Sebab peserta tidak hanya diadu meluncurkan rocket buatannya, tapi juga harus mengikuti tes tulis dengan mengerjakan soal Gerak Lurus Beraturan (GLB), Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB), jarak, kecepatan, dan lain-lain. Nilai tes tulis tim Nuris sangat bagus, yaitu 150 point.
Sedangkan roketnya dapat mengudara dengan sempurna hingga mencapai zona 1, dan berhasil mendapat 60 point. Akumulasi dari dua nilai itu menempatkan tim Nuris keluar sebagai jawara.
Dalam kompetisi tersebut, tim Nuris harus membuat 2 roket peluncuran dan 1 roket kreatif. Roket yang dibuat juga harus memenuhi spesifikasi, yaitu panjangnya tidak boleh lebih dari 52 centimeter dan beratnya tidak boleh lebih dari 300 gram (Aryudi AR).
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
4
Presiden Prabowo dan 1.500 Undangan Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan
5
Rais Aam PBNU Apresiasi Hasil Pembahasan Munas-Konbes NU 2026
6
Berikut 5 Rekomendasi Munas-Konbes NU 2026 Terkait Pendidikan
Terkini
Lihat Semua