Hairul Anam
Kontributor
Pamekasan, NU Online
Setelah sebelumnya melakukan ziarah kubur ke zona barat, kali ini PCNU Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur melanjutkan ke zona timur, Ahad (9/3). Tepatnya ke makam di Pondok Pesantren Miftahul Qulub, Polagan, Galis, Pamekasan dan makam KH Ustman Nawawi Buddaghan serta makam KH Karim Yaqin Pademawu.
"Selain merefleksi kembali perjuangan para kiai NU yang sudah wafat, setidaknya ini menjadi wahana mengingat kematian. Rasulullah menganjurkan kita ziarah, salah satunya guna menyadari betapa kita tidak kekal hidup di dunia ini," terang penanggung jawab ziarah kubur PCNU Pamekasan dalam rangka memperingati Harlah NU ke-97, Ra Maltuful Anam.
Ketua Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor Kabupaten Pamekasan tersebut menambahkan, umat manusia saat ini kerap lupa betapa dirinya pasti mati. Hal itu dipicu oleh kesibukan beraktivitas yang memakan waktu cukup lama.
"Lewat ziarah kubur, kita bisa sedikit rehat dari kesibukan duniawi. Hari Ahad yang merupakan hari libur kerja, bisa dimanfaatkan untuk mengasah hati lewat istighotsah di makam atau kubur para kiai NU yang telah mendahului kita," terang Ra Maltuf, panggilan akrab Ra Maltuful Anam.
Dosen STAIMU Pondok Pesantren Panyeppen Palengaan tersebut menambahkan, mengingat kematian itu sangat penting. Sebab, dengan begitu manusia bisa hati-hati dalam menjalankan hidup ini.
"Kita sering khilaf bahkan berbuat dosa, tidak lepas dari tercerabutnya akar kesadaran akan kematian. Lewat ziarah kubur yang merupakan tradisi an-Nahdliyah, akar kesadaran tersebut bisa tumbuh kuat sehingga tidak mudah terputus," papar Ra Maltuf.
Diterangkan, ziarah kubur kali ini sudah memasuki tahap ketiga. PCNU Pamekasan menargetkan puluhan makam kiai NU di Kabupaten Pamekasan bisa terjamah program ziarah kubur.
"Ini program tahunan. Kita melibatkan pengurus PCNU beserta lembaga, lajnah, dan badan otonom (Banom). Semuanya melebur berzikir di tempat yang insyaallah penuh jejak keberkahan perjuangan para kiai dalam merawat NU di Kabupaten Pamekasan," terang Sekretaris PCNU Pamekasan, KH Abdurrahman Abbas.
Kiai Abdurrahman Abbas berharap, para pengurus Banom NU yang terdiri dari GP Ansor, Fatayat, IPNU, dan IPPNU terus semangat terlibat dalam ziarah kubur. Setidaknya itu juga menjadi bahan refleksi betapa gigihnya perjuangan kiai NU di Kabupaten Pamekasan.
"Sejarah perjuangan para almarhum kiai NU harus kita hidupkan terus lewat spirit ziarah kubur. Kami sangat bangga dan bersyukur atas keterlibatan para Banom NU Kabupaten Pamekasan dalam ziarah kubur ini," tukasnya.
Kontributor: Hairul Anam
Editor: Aryudi AR
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua