Keistimewaan Pesantren Jampes
Walaupun pesantren Jampes Kediri tidak terlampau besar tetapi sejak dulu memiliki keistimewan sendiri, sebab seperti kriteria besar tidaknya pesantren tidak diukur dengan sedikit banyaknya santri, melainkan ditentukan oleh kualitas kiai dan kualitas santrinya. Di pesantren Jampes itulah terdapat seorang ulama besar bernama Kiai Dahlan, ia diangap seorang ulama wali yang memiliki ilmu ladunni. Tidak hanya itu di sana juga muncul anaknya yang bernama kiai Ihsan seorang pujangga besar yang menulis beberapa kitab yang dikagumi seluruh dunia.
Siapapun umat dan santri selalu mengharap barakah dari sang kiai terutama kiai sepuh, dan salah satu bentuk barakah yang aneh yang sudah menjadi mitos saat itu adalah barang siapa yang diludahi olehya maka ia akan mendapatkan ilmu ladunni. Pada suatu hari kiai Dahlah kehadiaran santri seniornya bernama Yahya yang berasal dari Gading Malang, ia seorang santri kelana tulen, sebelum ke pesantren Jampes ia sudah melahap berbagai ilmu dari pesantren lain, baru berani nyantri pada Kiai Dahlan, ternyata santri satu ini mendapat perhatian khusus, sehingga pada suatu hari diludahilah mulut si santri itu. Bukan marah melainkan sangat bahagia, berarti ketangguhan keilmuannya diakui dan memiliki kemampuan untuk memperoleh ilmu ladunni.
Senin, 24 Mei 2004 | 23:17 WIB