Akhir Maret Hari Lahir Dua Banom Satu Lembaga NU
NU Online · Sabtu, 28 Maret 2020 | 04:15 WIB
Pengurus Muslimat pertama Penasehat : Ny Fatmah Surabaya Ketua : Ny Chadijah Pasuruan Penulis : Ny Mudrikah Penulis II : Ny Muhajja Bendahara : Ny Kasminten Pasuruan Pembantu : Ny Fatehah Pembantu : Ny Musyarrafah Surabaya Pembantu : Ny Alfijah
Dalam Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga Muslimat yang pertama, pasal 2, disebutkan Badan ini bertujuan: Menyadarkan para wanita Islam Indonesia akan kewajibannya, supaya menjadi ibu yang sejati, sehingga dapatlah mereka itu turut memperkuat dan membantu pekerjaan NU dalam menegakkan agama Islam.
Peranan Muslimat semakin maju, pada Muktamar NU tahun 1950, sudah terdapat sidang kombinasi yang melibatkan syuriyah, tanfidziyah dan Muslimat selain menyelenggarakan sidang-sidang sendiri. Pada Muktamar di Palembang tahun 1952, Muslimat secara resmi menjadi badan otonom NU sendiri dengan nama Muslimat NU yang dapat mengatur rumah tangganya sendiri.
Pergunu
Setelah melalui proses yang cukup panjang, Pimpinan Pusat Persatuan Guru NU berhasil dibentuk pada 14 Februari 1959 dengan Ketua Umum Bashori Alwi. Kongres pertamanya diadakan pada 17-20 Oktober 1959 yang diikuti 27 cabang dan Bashori Alwi kembali terpilih sebagai ketua umum. Kongres kedua diselenggarakan pada 1966 dengan memilih Mardji’in Syam sebagai ketua umum, sekaligus terjadi perpindahan kantor pusat dari Surabaya ke Jakarta.
Tahun perintisan Pergunu sitetapkan sebagai awal Pergunu, sementara hari lahirnya pada tanggal 31 Maret.
Lesbumi
Berdasarkan Surat Keputusan PB Partai NU No. 1614/Tanf/VII-62, tanggal 1 Shofar 1382 H/3 Djuli 1962 berikut ini susunan Pengurus PP Lesbumi pertama
Ketua Umum : H. Djamaluddin Malik Wk. Ketua I : Usmar Ismail Wk. Ketua II. : Drs. Asrul Sani Sek. Jendral : Anas B.S. Sekretaris I : Hasbullah Chalid Bcndahara Urnum : H. Mohd. Madehan Wk. Bendahara : H. A. Latief
ANGGOTA-ANGGOTA: 1. H. Tubagus Mansur Makmun 2. H. Mahbub Djunaidi 3. H. Husny 4. H. Abd. Sjukur Tajib 5. Ishari (Djawa Timur) 6. Nadjaruddin Naib 7. Huscin Alaydrus 8. K. Musa Machfudz 9. Muhtar Byna
PEMBANTU-PEMBANTU AKTIF: l. KH M. Wahib Wahab 2. H. A. Sjaichu PENASEHATAKTIF: 1. KH M. Idham Chalid 2 H. Zainul Arifin 3KH Saifuddin Zuhri 4. KH. Fatah Jasin
CHUSUS PENTJAK SILAT: 1. KH.M. Tambih 2. H. Djum Maksum PELINDUNG: KH. Abd. Wahab Hasbullah
Penulis: Abdullah Alawi
Editor: Alhafiz Kurniawan
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
5
Tiga Jurnalis Indonesia Bersama Aktivis Ditangkap Israel, Dewan Pers Minta Pemerintah Bertindak
6
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
Terkini
Lihat Semua