Macam-macam Fitnah terhadap NU pada Awal Berdiri
NU Online · Sabtu, 28 Juli 2018 | 00:00 WIB
Menghamburkan benih fitnahan, permusuhan dan perpecahan, bahkan pengkhiatanan atas agama, bangsa, dan tanah air.
Kami menjadi heran, karena semenjak lahir, sebelum berdirinya NU serangan itu justru datang dari itu golongan. Mereka menyebut kaum sorban besar, kaum tahlil, kaum kolot, kaum penjual bangsa, dan macam-macam lagi, kaum membebek, kaum ekor kerbau.Ulama-ulama yang mendapat hadiah (fitnah dan cacian) ini, akhirnya tak dapat membiarkan diri karena berkeyakinan tahlil, talqin, ziarah itu berdasarkan asas beragama yang benar. Ulama-ulama itu bangun, meniup terompet persatuan dan tunduk di bawah kebenaran.
Mereka menentang taqlid, padahal mereka pada hakikatnya taqlid juga pada pendapat pemimpinnya. Dan pendapat-pendapat mereka yang kemudian berbeda dengan kebanyakan orang NU itu sebetulnya sudah ada pada zaman kuno.
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Bakal Caketum PBNU Gus Kikin: Siapa Pun yang Terpilih Jadi Ketum, NU Harus Tetap Rukun
Terkini
Lihat Semua