Karena tertarik, seorang pembeli datang untuk menawar, setelah terjadi kesepakatan harga,ahirnya sarung itu pun jadi dibelinya.
Setelah dibawa pulang dan dipakai beberapa hari, kemudian sarung itu dicuci, eh...ternyata sarungnya luntur dan warnannya berubah. Si pembeli berkata: Arab brengsek....!, kurang asem, kurang garam, kurang ajar, kurang-kurang...., setelah itu dia bergegas mengembalikan sarung tersebut.
Sambil brontak, dia berkata pada orang arab tersebut, hai arab gimana disarung ini tertulis "Dijamin Tidak Luntur", tapi setelah saya cuci sarung ini, eh.. luntur. pokoknya saya mintak dikembalikan uang saya.
Dengan santai orang arab tersebut menjawab, aku kan orang arab kalau baca tulisan kan dari kanan jadi, "Dijamin Tidak Luntur", aku baca
"Luntur Tidak Dijamin ", gitu...indo..
Sialah...!!! sambil ketawa terbahak-bahak, eh gak jadi marah. (Ars LC)
Terpopuler
1
Pelantikan PBNU, Rais Aam: Singkirkan Kepentingan Pribadi dan Rangkul Masyarakat
2
Innalillahi, Anggota BPK RI Fathan Subchi Meninggal Dunia
3
Ini Doa Kiai Said Aqil saat Pelantikan PBNU 2026-2031
4
PBNU Siapkan Munas hingga Rakernas sebagai Program Awal Kepengurusan
5
Gus Ipul Sebut PCNU yang Dikabarkan Kembalikan Uang ke KPK Belum Lapor PBNU
6
Gus Rozin: NU Perlu Perkuat Ketahanan Bencana dan Kemandirian Ekonomi Warga
Terkini
Lihat Semua