Dalam suatu daerah yang marak penyebaran narkoba, polisi bergerak melakukan penyamaran. Polisi bernama Baron menyamar sebagai calon pembeli.
Dengan mengendarai sepeda motor, Baron menuju tempat jual beli narkoba di sepanjang pertokoan sepi di malam hari.
Di lokasi tersebut, Baron langsung menemukan penjual narkoba. Transaksi pun dimulai. Baron menyiapkan segala sesuatu untuk menangkap si penjual narkoba itu.
Dengan sigap, Baron melakukan penangkapan. Tapi dia terkejut, si penjual narkoba juga melakukan gerakan yang sama, yaitu menangkap.
“Saudara saya tangkap!” ucap Baron, polisi berpangkat sersan satu ini.
“Anda pun saya tangkap!” kata si penjual mengejutkan Baron.
“Loh?” Baron terheran-heran.
Ternyata keduanya seorang polisi yang sama-sama sedang menyamar pembeli dan penjual narkoba. (Fathoni)
Terpopuler
1
Ngantor Perdana, Gus Kikin Mulai Siapkan Susunan Kepengurusan PBNU 2026-2031
2
Gus Kikin Kunjungi Pojok Gus Dur pada Momen Perdana Ngantor di PBNU
3
Anggota Banser Wafat Selepas Tugas di Muktamar, Ketum GP Ansor Takziah dan Beri Santunan
4
Gus Kikin Sebut NU Dukung Program Pemerintah, Fokus pada Pembangunan Manusia
5
Menakar Kapasitas Al-Albani dalam Ilmu Hadits: Benarkah Layak Disebut Muhaddits?
6
PCNU Jombang Harapkan PBNU Masa Khidmah 2026-2031 Prioritaskan Program Keumatan
Terkini
Lihat Semua