Patoni
Penulis
Kebiasaan Gus Dur membuat pernyataan kontroversial sempat membuat kegaduhan yang tak perlu.
Saat di Ambon terjadi kerusuhan bernuansa SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), Gus Dur menyatakan bahwa provokator kerusuhan adalah seorang petinggi tentara bernama “Mayjen K”. Siapa pula orang ini?
Seperti biasa Gus Dur tak menjelaskannya. Tapi Mayor Jenderal Kivlan Zein merasa terserempet, lalu segera menemui di rumahnya untuk minta penjelasan.
Setelah berbicara beberapa waktu, keduanya keluar dan menyampaikan keterangan kepada pers. Menurut Gus Dur, yang dimaksud “Mayjen K” itu bukanlah Kivlan Zein.
Dan dia minta supaya masalah ini tidak usah diperpanjang lagi. Tapi orang masih penasaran. Kalau begitu siapa yang dia maksud dengan “Mayjen K”?
Sambil terkekah, Gus Dur menjawab, “Mayjen K itu maksudnya Mayjen Kunyuk (monyet). Habis, apa namanya kalau kerjanya jadi dalang kerusuhan.” (Ahmad F)
Sumber: Tri Agus Susanto dalam "Jurnal Prisma" edisi 2018
Terpopuler
1
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua