Marto adalah santri perokok di salah satu pondok pesantren di Jawa Timur. Kalau sedang ingin merokok dia pasti mencari tempat agar tidak ketahuan kiainya. Walaupun sudah dicantumkan di dinding-dinding pondok bahwa santri di larang merokok. Akan tetapi Marto tidak menghiraukannya.<>
Suatu malam di dekat sumur pondok dekat pondok putri si Marto ditangkap basah oleh kiainya.
Kiai : Kamu masih sekolah aja sudah merokok mau jadi apa nanti kamu?
Marto : Oh maaf pak kiai saya hanya memberi contoh ke adik-adik santri.Â
Kiai : Memberi contoh supaya adikmu ikut-ikutan merokok?"
Tak kehabisan akal si Marto, lalu berjuang mencari seribu alasan agar tidak dihukum kiainya.
Marto : Oh ya jelas tidak pak kiai. Saya hanya memberi contoh adik-adik kalau merokok itu... pasti kena marah Pak Kiai. (Ahmad Syaefudin)
Terpopuler
1
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
2
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
3
Karhutla Ancam Kalimantan, Pantauan Satelit BNPB Temukan 1.487 Titik Panas
4
Khidmah NU di Akar Rumput: Ketangguhan Keluarga menuju Indonesia Emas
5
PBNU Perluas Kolaborasi untuk Transformasi Pesantren
6
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
Terkini
Lihat Semua