"tunggu dulu, kita jangan apriori. kalau tadi dikatakan bahwa kita krisis penulis, karena salah satu faktor penyebabnya adalah kurang dihargainya hak karya intelektual, sehingga pembajakan buku-buku yang best seller sekalipun sudah biasa, tapi tidak semua pengarang buku seperti itu. ada pengarang buku yang paling banyak menghasilkan karyanya. mari itu kita hargai", ungkap agus, yang dikenal dengan dugem (dunia gelamor)nya .
"siapa penulis buku yang kamu maksudkan itu,gus", tanya Arif ingin tahu.
"itu lho, Op Cit sama Loc cit yang biasanya disebut pas catatan kaki, dia kan hebat, produktif, bisa menghasilkan banyak buku dan bukunya menjadi rujukan semua orang.",jawabnya mantap bersemangat.
peserta diskusi lainnya cuma saling berpandangan.
"sudah Gus,jangan diteruskan , nanti kamu sebut lagi, Op cit & Loc cit itu perempuan atau laki-laki."sahut eli gemes memotong pembicaraan si Agus.
Terpopuler
1
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
2
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
3
Hukum Karnaval Menutup Jalan Umum dalam Islam, Bolehkah?
4
Panlok Gelar Simulasi, Begini Skema Kedatangan Peserta Muktamar Ke-35 NU hingga Tahap Registrasi
5
Karhutla Bersamaan di 7 Provinsi, Puluhan Hektare Lahan Hangus
6
Haul Akbar Ke-45 Mbah Hamid Pasuruan, Ketum PBNU Sebut NU Tak Mungkin Bertahan Tanpa Peran Kiai
Terkini
Lihat Semua