Humor

Terawih Kendang

NU Online  Ā·  Senin, 5 Agustus 2013 | 19:31 WIB

Memasuki 10 hari terakhir bulan puasa, shalat tarawih di sebuah masjid kembali dipenuhi para jamaah seperti 10 hari pertama. Padahal sebelumnya, sepuluh hari kedua masjid tersebut mengalami penurunan jumlah jamaahnya.<>

ā€œAlhamdulillah, hari ini bisa penuh lagi jamaah terawihnya ya kang,ā€ kata Marno saat jagongan dengan jamaah lainnya usai terawih.

ā€œIya kang, maklum malam likuran pada menghadang lailatul qadar,ā€ sahut Nurul.

ā€œBetul kang, tapi kalau saya rasakan jamaah masjid sini banyak yang tarawih kendang kok,ā€ kata Marno lagi.

ā€œLha kok bisa, maksudnya gimana?ā€ tanya Nurul tidak paham.

ā€œCoba lihat, banyak yang tarawih ke masjid hanya pada 10 hari pertama dan terakhir. Berarti seperti kendang, terawihnya diambil awal dan akhir, sedang tengahnya kosong tidak terawih,ā€ jawab Marno sambil terkekeh. (Qomarul Adib)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang