Seorang khotib Jum'at di sebuah masjid perkantoran Jakarta bersungut-sungut dalam menyampaikan ceramahnya.
"Sekarang ini Indonesia sudah awut-awutan. Kita lihat di televisi ada anak menganiaya ibunya, ada ibu membuang anaknya di tong sampah. Mungkin benar kata Dedi Mizwar, kiamat sudah dekat,&am<>p;quot; katanya.
Sepanjang khutbah khatib terus bercerita tentang kasus-kasus kriminalitas sebagaimana disiarkan secara khusus di beberapa stasiun televisi. Telah banyak terjadi kerusakan di bumi Indonesia.
Seorang mahasiswa kedokteran Universitas Indonesia yang kebetulan ikut shalat Jum'at di situ agak kesal. Ia berbisik ke teman sebelahnya. "Ini khutbah kog isinya kriminal melulu," katanya.
"Pantesan aja dia bangunnya siang jadi pas buka teve dapetnya Patroli, hehehe. Coba kalau bangun Subuh, pasti dia dapet kuliah subuh, siraman rohani," katanya lagi.
"Enakan di pesantren kita, khutbahnya pake bahasa Arab, ngga ada yang faham tapi menyejukkan hati," kata teman di sampingnya.
"Husss ada khutbah nggak boleh ngomong," kata teman di depannya menoleh.
"Kamu juga ngomong...!" kata mahasiswa tadi tidak terima. (Anam)
Terpopuler
1
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
2
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
3
Karhutla Ancam Kalimantan, Pantauan Satelit BNPB Temukan 1.487 Titik Panas
4
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
5
Khidmah NU di Akar Rumput: Ketangguhan Keluarga menuju Indonesia Emas
6
PBNU Perluas Kolaborasi untuk Transformasi Pesantren
Terkini
Lihat Semua