Dalam sebuah pengajian, ketika menerangkan tentang Siti Aminah, Ibunda Nabi Muhammad SAW, Gus Karim menganalogikan wanita dengan air. Ada empat macam air dalam kajian fikih.<>
Tibalah saatnya ia menjelaskan tentang soal "musyammas". Air musyammas adalah air yang ditempatkan di dalam bejana logam yang bisa berkarat, lalu terkena sinar matahari. Air ini tidak pas digunakan untuk berwudlu. Tapi bagaimana dengan wanita musyammas?
“Mereka yang suka ngeler pupu (menjemur paha),” kata Gus Karim. Wanita musyammas suka membuka dalam tubuhnya, membuka auratnya, sehingga terkena sinar matahari. (Ajie Najmudin)
Terpopuler
1
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
2
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
3
Karhutla Ancam Kalimantan, Pantauan Satelit BNPB Temukan 1.487 Titik Panas
4
Khidmah NU di Akar Rumput: Ketangguhan Keluarga menuju Indonesia Emas
5
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
6
PBNU Perluas Kolaborasi untuk Transformasi Pesantren
Terkini
Lihat Semua