25 Tahun Vakum, Saudi Kembali Buka Kedutaan di Irak
NU Online · Kamis, 17 Desember 2015 | 22:00 WIB
Baghdad, NU Online
Kerajaan Arab Saudi, Selasa, membuka kembali kedutaan besarnya di Baghdad, seperempat abad setelah hubungan rusak akibat serbuan Irak ke Kuwait, kata pejabat kementerian luar negeri.<>
"Petugas kedutaan Arab Saudi tiba pada hari ini di Baghdad," kata pejabat tersebut, "Mereka ditemui pejabat kementerian luar negeri di bandar udara, terdiri atas 35 orang, dan dipimpin wakil duta besar."
Duta besar Saudi untuk Irak dijadwalkan tiba pada Kamis dan menghadiri upacara pembukaan.
Sebuah konsulat dijadwalkan dibuka di Arbil, ibukota wilayah otonomi Kurdi Irak.
Hubungan diplomatik antara Arab Saudi dan Irak diputus pada tahun 1990 tetapi dipulihkan kembali pada tahun 2004 setelah serbuan pimpinan AS menggulingkan Saddam Hussein.
Hubungan masih tegang antara kerajaan Teluk, basis kuat Sunni, dengan Irak, yang didominasi Syiah, tempat Iran dan kelompok bersenjata memegang pengaruh besar.
Pejabat Irak berulang kali menuduh Riyadh bersekongkol dengan kelompok ISIS, yang menguasai sejumlah bagian negara itu tahun lalu. (Antara/Mukafi Niam)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua