400 Orang Tewas akibat Serangan Pakistan ke Kabul Afghanistan
NU Online · Rabu, 18 Maret 2026 | 11:00 WIB
Muhammad Syakir NF
Penulis
Jakarta, NU Online
Setidaknya, 400 orang meninggal dunia akibat serangan Pakistan ke Kabul, ibukota Afghanistan pada Senin (16/3/2026) pukul 09.00 malam. Serangan itu menyasar sebuah rumah sakit dengan 2.000 tempat tidur untuk pengobatan kecanduan narkoba.
"Sayangnya, jumlah korban tewas sejauh ini telah mencapai 400 orang, sementara sekitar 250 lainnya dilaporkan terluka," tulis Juru Bicara Pemerintah Afghanistan Hamdullah Fitrat melalui X pada Selasa (17/3/2026).
Akibat serangan itu, sebagian besar bangunan rumah sakit hancur. Tim penyelamat berupaya mengevakuasi jenazah korban yang tersisa.
Penjaga Rumah Sakit Omid Stanikzai menyebut bahwa ada pesawat yang berpatroli sebelum terjadinya peristiwa serangan tersebut.
“Ada unit-unit militer di sekitar kami. Ketika unit-unit militer ini menembaki jet tersebut, jet itu menjatuhkan bom dan terjadilah kebakaran,” katanya sebagaimana dikutip dari Al Jazeera.
Sementara itu, Menteri Informasi Pakistan Attaullah menyebut bahwa serangan itu menargetkan instalasi militer di Kabul dan Nangarhar.
"Infrastruktur pendukung teknis dan fasilitas penyimpanan amunisi di dua lokasi di Kabul hancur total. Ledakan sekunder yang terlihat setelah serangan tersebut dengan jelas menunjukkan keberadaan gudang amunisi besar," tulisnya di X.
Sementara di wilayah Nangarhar, Angkatan Bersenjata Pakistan juga menyerang empat lokasi militer. Ia mengklaim bahwa serangan itu menghancurkan logistik, amunisi, dan infrastruktur teknis terkait.
"Semua penargetan telah dilakukan dengan tepat hanya pada infrastruktur yang digunakan oleh rezim Taliban Afghanistan untuk mendukung berbagai proksi terornya termasuk Fitna Al Khawarij dan Fitna Al Hindustan," lanjutnya.
Serangan Pakistan terhadap Afghanistan ini dinamainya Operasi Ghazab Lil Haq. Ia menyebut serangan itu akan terus berlanjut hingga tujuan yang diinginkan tercapai sepenuhnya.
Terpopuler
1
Orang NU Gila Itu Dokter Fahmi D. Saifuddin
2
Pleno PP Fatayat NU Tetapkan Dewi Winarti sebagai Plt Ketua Umum
3
Iran Izinkan 15 Kapal Lintasi Selat Hormuz, Bagaimana dengan Kapal Pertamina?
4
Khutbah Jumat: Menjadi Teladan yang Dikenang Sepanjang Zaman
5
Kepala Intelijen Pasukan Garda Revolusi Iran Majid Khademi Gugur
6
72 Siswa Keracunan MBG di Pondok Kelapa, DPR Desak SPPG Ditutup Permanen
Terkini
Lihat Semua