Internasional

Melek AI bagi Guru dan Dosen agar Tak Hambat Pertumbuhan Daya Pikir

NU Online  ·  Senin, 11 Mei 2026 | 22:30 WIB

Melek AI bagi Guru dan Dosen agar Tak Hambat Pertumbuhan Daya Pikir

Ilustrasi guru dengan siswanya dalam pembelajaran teknologi. (Foto: NU Online/Freepik)

Taipe, NU Online
 
Pimpinan Cabang Khusus Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PCK ISNU) Taiwan mendorong guru dan dosen memiliki literasi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) secara kritis serta bijak agar proses pembelajaran tidak terjebak pada budaya instan dan praktik salin-tempel tanpa proses berpikir.

 
Hal tersebut disampaikan dalam webinar GAGAS Series 1 bertema Futureproofing the Nation: Pendidikan dan Kebangkitan dalam Lanskap AI pada Ahad (10/5/2026). Webinar tersebut membahas tantangan pendidikan di tengah masifnya penggunaan teknologi AI dalam dunia akademik.

 
Ketua PCK ISNU Taiwan Wahyu Nur Hidayat mengungkapkan bahwa peningkatan pemahaman AI bagi guru dan dosen diharapkan tidak hanya membantu pekerjaan administratif, tetapi juga memperkuat kualitas pembelajaran di ruang kelas.
 

“Guru dan dosen mampu menggunakan AI dengan baik, bijak dan optimal untuk mendukung penyelesaian tugas-tugas kedinasan seperti mengumpulkan dan menyusun materi, membuat soal, pengembangan media pembelajaran sampai tugas-tugas administrasi lainnya,” ujarnya kepada NU Online, Senin (11/5/2026).
 

Menurut Wahyu, kemampuan memahami cara kerja AI penting dimiliki guru dan dosen agar mereka dapat menyusun strategi pembelajaran yang tetap menumbuhkan daya pikir peserta didik.

 
Ia juga mengingatkan agar guru dan dosen tidak memberikan tugas yang mudah diselesaikan AI tanpa melibatkan proses analisis dan penalaran siswa maupun mahasiswa.

 
“Jangan sampai guru dan dosen memberikan tugas kepada siswa dan mahasiswa yang mudah diselesaikan oleh AI dan mereka hanya mengcopy-paste tanpa ada proses berpikir sama sekali,” katanya.

 
Selain guru dan dosen, webinar tersebut juga dihadiri mahasiswa. Wahyu menilai kehadiran teknologi GenAI kini telah menjadi bagian dari kehidupan akademik mahasiswa sehari-hari. Karena itu, pemahaman mengenai teknik prompting penting agar mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna pasif teknologi.

 
“Saat ini, rasanya kehadiran GenAI tidak bisa dipisahkan dari kehidupan mahasiswa. Oleh karena itu dengan adanya webinar ini, mahasiswa lebih paham lagi cara prompting yang tepat untuk menghasilkan jawaban yang lebih spesifik dan baik,” ujarnya.
 

Ia menambahkan target utama dari penguatan literasi AI bagi mahasiswa ialah agar proses belajar menjadi lebih optimal dan tetap mendorong kemampuan berpikir kritis.

 
Webinar tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Agustiani Putri dari National Taiwan Normal University (NTNU) dan dosen Universitas Negeri Malang Bakhrul Rizky Kurniawan. Materi yang disampaikan membahas pentingnya thought-provoking questions untuk meningkatkan berpikir kritis serta keterampilan guru dalam menggunakan ChatGPT untuk pembelajaran.
 

Sebanyak 203 peserta mengikuti webinar yang terdiri dari guru, dosen, mahasiswa, hingga masyarakat umum. Wahyu menilai antusiasme peserta menunjukkan bahwa isu AI dalam pendidikan kini menjadi kebutuhan mendesak yang tidak lagi bisa dipandang sebagai tren sesaat.
 

“Teknologi AI telah masuk ke ruang belajar, ruang kerja guru, bahkan ke cara siswa menyelesaikan tugas. Guru juga perlu memiliki literasi AI, termasuk keterampilan menyusun prompt, mengevaluasi keluaran AI, dan menjaga agar proses berpikir siswa tetap tumbuh,” katanya.
 

Wahyu mengatakan bahwa seri webinar akan berlanjut dengan tema dengan tema pengembangan GenAI, literasi finansial, beasiswa, hingga persiapan kerja di luar negeri. Langkah ini penting sebagai upaya membangun sumber daya manusia yang tidak hanya akrab dengan teknologi, tetapi juga mampu menggunakannya secara kritis dan bertanggung jawab.

 
“Webinar GAGAS series dapat menjadi wadah berbagi pengetahuan, diskusi dan membangun relasi antar angggota ISNU Taiwan, diaspora, PMI dan WNI di mana pun berada,” pungkasnya.

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang