Bank Dunia Setujui Proyek Terbesar di Lebanon
NU Online · Jumat, 3 Oktober 2014 | 14:12 WIB
Jakarta, NU Online
Bank Dunia sedang menunggu ratifikasi dari pemerintah Lebanon untuk proyek terbesar sampai saat ini di negara Mediterania, sebagaimana dilaporkan daily star dan dilansir oleh al arabiya.
<>
Proyek penyulingan air minum senilai $ 474.000.000 ini diharapkan untuk mengatasi kekurangan air akut yang dialami oleh lebih dari 1,6 juta orang di wilayah cakupan besar Beirut dan Gunung Lebanon, kata Ferid Belhaj, direktur Departemen Timur Tengah Bank Dunia.
Bank Pembangunan Islam akan menambah dana $ 128.000.000 selama sembilan tahun proyek. Pemerintah Lebanon akan menyediakan $ 15 juta.
Pinjaman Bank Dunia akan dibayarkan lebih dari 20 tahun. Proyek mendapat dukungan dari faksi-faksi politik Lebanon. Belhaj mengatakan ia mengharapkan persetujuan pemerintah cepat.
Proyek ini direncanakan berlangsung selama lima sampai tujuh tahun dengan tinggi dam 73 meter yang terletak di Bisri, sebuah kota di selatan Beirut. Bendungan ini akan menyimpan 125 juta meter kubik air, menjadikannya terbesar kedua bendungan di Lebanon setelah Karoun.
Bank Dunia akan memantau proyek sampai selesai, dan akan mengeluarkan uang dari pinjaman dengan angsuran yang diperlukan pada setiap tahap, kata Belhaj. (mukafi niam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
3
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
6
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
Terkini
Lihat Semua