PBNU Lantik Kepengurusan PCINU Malaysia Masa Khidmah 2026-2028
NU Online · Senin, 15 Juni 2026 | 08:30 WIB
Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) secara resmi melantik kepengurusan Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Malaysia masa khidmah 2026-2028 pada Jumat (12/6/2026) malam.
Pelantikan tersebut dihadiri Ketua PBNU, KH Ulil Absar Abdalla, serta Wakil Sekretaris Jenderal PBNU, KH Ahmad Ginanjar Sya'ban.
Turut hadir Atase Kepolisian Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur, AKBP Taufik Noor Isya; Presiden Pertubuhan Nahdlatul Ulama Kuala Lumpur dan Selangor (PNUKS), Ustadz Ahmad Muidi Rofii; sesepuh sekaligus Mustasyar PCINU Malaysia, Kiai Liling Sibromilisi; serta Dato' Rosli Dahlan yang selama ini aktif mendukung berbagai program sosial dan kemanusiaan PCINU Malaysia.
Menurut panitia, PNUKS menjadi payung hukum yang memungkinkan PCINU Malaysia menjalankan berbagai program pelayanan keagamaan dan kemasyarakatan secara lebih leluasa. Dato' Rosli Dahlan juga disebut berperan besar dalam mendukung kegiatan kemanusiaan, termasuk menjadi donatur utama program Posko dan Dapur Umum PCINU Malaysia saat bencana banjir melanda Aceh Tamiang, Sumatra.
Kedatangan Gus Ulil disambut iringan hadrah dari Ranting Perdamas PCINU Malaysia. Acara kemudian dibuka dengan penampilan seni bela diri dari para santri Pagar Nusa sebagai simbol sinergi antara PCINU Malaysia dengan badan otonom dan ranting-rantingnya.
Pelantikan mengusung tema Memperkukuh Konsolidasi dan Memperkuat Kaderisasi. Setelah pembukaan, seluruh hadirin mengikuti rangkaian acara dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, lagu kebangsaan Malaysia Negaraku, serta Mars Subhanul Wathan.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat. Para pengurus yang hadir mengucapkan ikrar baiat dengan penuh semangat. Suasana hujan di luar lokasi acara turut menambah kekhusyukan jalannya prosesi.
Usai pengucapan baiat, Rais Syuriyah PCINU Malaysia, Kiai Ihyaul Lazib, didampingi Ketua Tanfidziyah Dato Rudi Mahfudz dan Sekretaris PCINU Malaysia Ustadz Sumarno menandatangani berita acara pelantikan bersama Gus Ulil.
Dalam sambutan perdananya setelah dilantik, Ketua Tanfidziyah PCINU Malaysia Dato Rudi Mahfudz mengajak seluruh pengurus untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan meningkatkan pelayanan kepada warga Nahdliyin di Malaysia.
Sementara itu, dalam amanatnya, Gus Ulil menyampaikan sejumlah pesan kepada para pengurus yang baru dilantik. Ia menekankan pentingnya menjalankan amanah organisasi dengan penuh keikhlasan.
"Apa pun dan di mana pun jabatan kalian, jalankan tugas dengan ikhlas," pesannya.
Menurut Gus Ulil, semangat keikhlasan para pengurus terlihat dari kesediaan mereka menghadiri pelantikan meski harus menempuh perjalanan jauh, bahkan hingga sekitar lima jam perjalanan.
Pada akhir acara, Gus Ulil menyerahkan plakat penghargaan kepada badan otonom, ranting, dan majelis wakil cabang (MWC) PCINU Malaysia sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam pengembangan organisasi.
PCINU Malaysia saat ini tercatat sebagai salah satu PCINU dengan jaringan organisasi terlengkap di dunia. Organisasi ini memiliki tujuh badan otonom, yakni Muslimat NU, GP Ansor, Pagar Nusa, Fatayat NU, Sarbumusi, PMII, dan ISNU. Selain itu, terdapat dua lembaga, yaitu LAZISNU dan LDNU, serta tiga MWC dan delapan ranting yang aktif menjalankan program organisasi.
Rangkaian acara ditutup dengan doa yang dipimpin Kiai Liling Sibromilisi, dilanjutkan foto bersama dan ramah tamah seluruh peserta yang hadir.
Ketua PCI Pagar Nusa Malaysia, Agus Purwanto, berharap kepengurusan baru dapat semakin memperkuat peran PCINU Malaysia dalam melayani umat sekaligus mempererat persaudaraan warga Nahdliyin di Negeri Jiran.
Terpopuler
1
Ini Lafal Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah
2
PBNU Tetapkan Pesantren Al-Falah Ploso Kediri sebagai Lokasi Pembukaan Munas-Konbes NU 2026
3
LF PBNU Umumkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026
4
LF PBNU Instruksikan Rukyatul Hilal Awal Muharram 1448 H Sore Ini
5
TNI-Polri Hadang Massa Aksi BEM UI yang Hendak Menuju Bundaran HI
6
Selain TNI-Polri, Komcad Juga Disiagakan saat Aksi Indonesia Bangkrut
Terkini
Lihat Semua