Dua Milyar Orang Alami “Kelaparan Tersembunyi”
NU Online · Rabu, 15 Oktober 2014 | 20:59 WIB
Washington, NU Online
Dua miliar orang kekurangan vitamin dan mineral atau mengalami hidden hunger (kelaparan tersembunyi).
<>
Hal itu terungkap dalam laporan Indeks Kelaparan Dunia (Global Hunger Index/ GHI) yang dirilis oleh Food Policy Internasional Research Institute, Welthungerhilfe, dan Concern Worldwide.
Hidden hunger berpotensi melemahkan sistem kekebalan tubuh, menghalangi pertumbuhan fisik dan intelektual, bahkan dapat menyebabkan kematian ini membuat kekacauan ekonomi negara, seperti yang ditulis dalam siaran pers.
"Di negara-negara yang menghadapi beban tinggi gizi buruk terutama, hidden hunger sama dengan bentuk kekurangan gizi lainnya, tidak dapat diatasi secara tertutup," kata Presiden Welthungerhilfe Bärbel Dieckmann.
"Dalam jangka panjang, orang tidak dapat keluar dari lingkaran setan kemiskinan dan malnutrisi tanpa diberikan hak dasar untuk makan makanan bergizi," ujar Dieckmann.
Menurut GHI jumlah orang kelaparan tahun ini di dunia terus menurun di sebagian besar negara-negara berkembang.
Sejak tahun 1990, kelaparan di dunia telah menurun 39 persen, sedangakan 26 negara mengurangi nilai mereka sebesar 50 persen atau lebih.
Sementara di India untuk pertama kali dalam delapan tahun, data GHI menunjukkan indeks balita di bawah usia yang mengalami kurang gizi menurun 13 persen antara 2005-2006 dan 2013-2014. (antara/mukafi niam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
3
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
6
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
Terkini
Lihat Semua