Gempa 7,3 SR Guncang Jepang, Nahdliyin Mohon Doa Keselamatan
NU Online · Ahad, 14 Februari 2021 | 06:47 WIB
Muhammad Syakir NF
Penulis
Jakarta, NU Online
Gempa dahsyat berkekuatan magnitudo 7,3 SR mengguncang Jepang pada Sabtu (13/2) pukul 23:08 JST atau Ahad (14/2) pukul 01.08 WIB. Gempa itu berpusat di sekitaran lepas pantai Fukushima dengan kedalaman 55 km.
Â
Ketua Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Jepang Miftakhul Huda memastikan Nahdliyin di Jepang dalam keadaan selamat. "Alhamdulillah kami sehat-sehat," ujarnya kepada NU Online pada Ahad (14/2).
Â
Huda menyebut bahwa beberapa rumah warga Nahdliyin mengalami mati lampu, bangunannya retak, hingga kaca pecah akibat goncangan yang dahsyat itu.
Â
Ia juga memohon doa kepada seluruh masyarakat agar mereka tetap dalam keadaan selamat. Sebab, otoritas di Jepang memperkirakan bakal ada gempa susulan yang serupa.
Â
"Iya. Prediksi seminggu setelahnya (gempa susulan terjadi). Mohon doanya, mudah-mudahan aman," katanya.
Â
Badan Meteorologi Jepang (JMA) melansir bahwa gempa kali ini merupakan gempa susulan dari gempa yang terjadi di daerah Tohoku pada tahun 2011.
Â
Akibat dari gempa ini, untuk daerah Aomori, Iwate, Miyagi, Fukushima, Ibaraki, Chiba Kujukuri, dan Sotobo diramalkan akan sedikit terjadi perubahan permukaan laut, tetapi tidak dikhawatirkan akan menimbulkan kerusakan.
Â
Sementara itu, untuk daerah dengan goncangan yang kuat, risiko bangunan rumah roboh dan juga tanah longsor masih tinggi. Karenanya, JMA mengimbau agar selalu waspada dengan gempa susulan dan juga curah hujan. Apabila tidak terpaksa, jangan bepergian ke daerah yang berbahaya untuk melindungi keselamatan diri.
Â
Dari pengalaman sebelumnya, setelah terjadinya gempa besar, terdapat 10 persen sampai 20 persen kemungkinan gempa dengan kekuatan yang sama akan muncul lagi. Terutama untuk daerah dengan goncangan yang kuat, diharapkan waspada dengan munculnya gempa dengan kekuatan yang sama dalam 1 minggu ini, terutama dalam dua sampai tiga hari ke depan.
Â
Dalam catatan JMA, sudah ada gempa susulan sebanyak 32 kali dengan kekuatan yang variatif, mulai 3.6 SR hingga 5.1 SR.
Â
Pewarta: Syakir NF
Editor: Muhammad Faizin
Â
Â
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
5
Rupiah Terus Melemah, Anggota DPR Minta Gubernur BI Mundur dari Jabatan
6
Pesantren Didorong Jadi Benteng Perlindungan Anak dan Perempuan di Tengah Perkembangan AI
Terkini
Lihat Semua