Iran Izinkan 15 Kapal Lintasi Selat Hormuz, Bagaimana dengan Kapal Pertamina?
NU Online · Senin, 6 April 2026 | 07:00 WIB
Teheran, NU Online
Sebanyak 15 kapal melintasi Selat Hormuz dalam 24 jam terakhir setelah memperoleh izin dari otoritas Iran, menurut laporan Anadolu pada Ahad.
Kantor berita Fars News Agency melaporkan bahwa kapal-kapal tersebut diizinkan melintas di jalur perairan strategis tersebut setelah mendapatkan otorisasi dari pemerintah Iran.
Meski demikian, lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz masih tercatat sekitar 90 persen lebih rendah dibandingkan kondisi sebelum Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada akhir Februari lalu.
Kawasan tersebut terus berada dalam kondisi siaga sejak dimulainya serangan gabungan AS-Israel pada 28 Februari, yang dilaporkan telah menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.
Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta sejumlah negara seperti Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat.
Selain itu, Iran juga memberlakukan pembatasan terhadap pergerakan kapal di Selat Hormuz, yang berdampak signifikan terhadap arus perdagangan energi global mengingat jalur ini merupakan salah satu rute utama distribusi minyak dunia.
Kabar Kapal Pertamina di Selat Hormuz
Pemerintah terus memperkuat koordinasi untuk memastikan keselamatan pelayaran dua kapal milik PT Pertamina (Persero), yakni Pertamina Pride dan Gamsunoro, yang saat ini berada di kawasan Teluk Persia.
Upaya diplomasi melalui koordinasi lintas kementerian dengan Iran tersebut mulai memberikan 'angin segar' dengan adanya respon persetujuan dari otoritas Iran agar kapal dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman.
Terpopuler
1
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
4
Muktamar Ilmu Pengetahuan IV Dorong Lahirnya Gagasan Strategis untuk Bangsa
5
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
6
Mulai 1 Juli 2026, Kemenhaj Alihkan Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus ke Terminal 2F
Terkini
Lihat Semua