ISIS Akan Dilemahkan dengan Penghentian Aliran Dana
NU Online · Jumat, 12 September 2014 | 19:37 WIB
Riyadh, NU Online
Amerika Serikat dan beberapa negara Arab sepakat dalam satu pertemuan pada Kamis, untuk menggabungkan upaya guna menghentikan terciptanya kelompok baru mujahidin, kata Arab News, Kamis.
<>
Dalam satu komunike bersama setelah satu hari pembicaraan di Arab Saudi, Amerika, Mesir, Irak, Jordania, Lebanon dan enam negara Teluk menyatakan negara yang menghadiri pertemuan juga sepakat untuk menghentikan aliran dana dan petempur ke Negara Islam (IS) dan membantu pembangunan kembali masyarakat yang jadi korban kekejaman kelompok tersebut.
Menteri Luar Negeri AS John Kerry menyoroti peran penting negara Arab dalam memerangi IS. Kerry mengatakan ia dan para pejabat lain pemerintah melaksanakan rencana yang diumumkan pada Rabu malam (10/9) oleh Presiden AS Barack Obama untuk melucuti gerakan gerilyawan IS, kata Saudi Press Agency.
"Kami menyatukan dunia terhadap ancaman bersatu, dan strategi presiden akan berhasil sebab melakukannya bersama sekutu dan mitra bukan hanya cerdik, itu kuat," kata Kerry --yang bertemu dengan beberapa menteri luar negeri regional pada Kamis di Jeddah-- sebagaimana dikutip Xinhua.
Rencana perjalanan berikutnya Kerry adalah Turki pada Jumat untuk menghimpun dukungan aktif Ankara bagi kegiatan melawan anggota IS. Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan di dalam satu pernyataan pada Kamis bahwa Kerry akan bertemu dengan timpalannya dari Turki Mevlut Cavusoglu serta Perdana Menteri Ahmet Davutoglu dan Presiden Tayyip Erdogan selama kunjungan dua harinya ke Ibu Kota Turki, Ankara. (antara/mukafi niam)
Terpopuler
1
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
2
Kemenag Buka Pelatihan Ekoteologi 2026, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftarannya
3
Kemenag Buka Lima Program Non-Degree 2026, Pendaftaran 5-12 Oktober
4
Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid, Pelita Keteladanan Sang Bu Nyai, Ahli Riyadhah, dan Politisi
5
UU Satu Data Indonesia Disahkan, Transfer Data ke Luar Negeri Wajib Persetujuan DPR
6
Hari Ke-22 Operasional, Tim SAR Temukan 2 Jasad Korban KM Virgo Transport 8
Terkini
Lihat Semua