ISIS Dapat Setoran Minyak 60-an Milyar Rupiah Setiap Hari
NU Online · Jumat, 3 Oktober 2014 | 16:59 WIB
Moskow, NU Online
Kelompok garis keras ISIS menerima sekitar lima juta dolar atau enam puluh milyar rupiah setiap hari dari penjualan minyak, kata Sekretaris Jenderal Partai Komunis Irak Hamid Majid Musa kepada Badan Informasi Internasional Rossiya Segodnya, Kamis.
<>
"ISIS kemungkinan menerima sekitar 5.000.000 dolar per hari dari penjualan minyak saja," kata Musa, "karena mereka telah mendapatkan kendali atas ladang minyak yang secara kumulatif bisa memberikan pendapatan itu."
Musa mengatakan jumlah itu memungkinkan, meskipun para gerilyawan ISIS menjual minyak secara ilegal dengan harga sangat rendah. Perdagangan minyak ilegal di Irak adalah pasar yang besar dan menjadi domain dari organisasi mafia.
"Ada banyak cara untuk menyelundupkan minyak agar meninggalkan Irak. Dan minyak pergi secara ilegal ke negara-negara yang mengaku akan berjuang melawan ISIS," kata Hamid, sekaligus menyebutkan Turki sebagai salah satu negara itu, seperti dilaporkan RIA Novosti.
Musa mengatakan ISIS mendapatkan bantuan dari pihak luar, terutama dari negara-negara di Teluk Persia. Organisasi garis keras itu bahkan telah berhasil mengumpulkan pajak dari wilayah di bawah kekuasaan mereka, sekitar 15 juta per bulan di Mosul saja.
ISIS adalah kelompok garis keras yang telah memerangi pemerintah Suriah sejak 2012 itu melancarkan serangan di Irak utara pada Juni 2014, juga mengumumkan pembentukan khilafah di wilayah yang dirampasnya.
Koalisi yang dipimpin AS telah melakukan serangan udara terhadap posisi-posisi ISIS di Irak dan Suriah, dan berusaha menghambat kemajuan kelompok garis keras itu. (antara/mukafi niam)
Terpopuler
1
Ini Lafal Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah
2
LF PBNU Umumkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026
3
PBNU Tetapkan Pesantren Al-Falah Ploso Kediri sebagai Lokasi Pembukaan Munas-Konbes NU 2026
4
LF PBNU Instruksikan Rukyatul Hilal Awal Muharram 1448 H Sore Ini
5
Koalisi Masyarakat Sipil Soroti Pengerahan TNI dan Komcad dalam Aksi Indonesia Bangkrut
6
Data Hilal Rukyatul Hilal Awal Muharram 1448 H
Terkini
Lihat Semua