Khartoum, NU Online
Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Sudan bekerjasama dengan Muslimat NU Sudan menyelenggarakan Seminar bertema “Public Speaking dan Pelatihan Dai dan Daiyah,“ Jum'at (27/4).<>
Kegiatan ini bertujuan menyiapkan para dai dan daiyah Nahdliyyin yang handal dan berkompeten dalam menyampaikan ajaran islam ala Ahlussunnah wal Jamaah sekembalinya para peserta ke Tanah Air Indonesia. Kegiatan ini digelar di Aula Sekretariat PCINU Sudan dengan pembicara Ust. Auza’i Mahfudz Asirun dan Mulyadi.Â
Dalam kesempatan ini, Rais Syuriah PCINU Sudan Mirwan Ahkmad Taufiq menyampaikan tentang pentingnya cara seorang dai dan daiah berbicara di depan masyarakat umum.
"Seorang dai dan daiyah juga harus memiliki sifat Ikhlas. Ceramah bukan sekedar untuk dilihat orang menjadi hebat atau dihormati," ujar Mirwan.Â
Saat menyampaikan materi, Auza’i menjelaskan, seorang dai harus memiliki persiapan yang matang, baik mental maupun materi atau target yang akan disampaikan. Ketika di atas podium seorang da’i juga harus menguasai retorika.
"Dai harus mengerti di mana ia meninggikan, menekan dan menurunkan suaranya," tandasnya.
Pembicara kedua Home staf KBRI Sudan Mulyadi menyampaikan, hal-hal yang perlu diperhatikan dalam public speaking adalah audiens (mukhotob).
"Pahamilah secara utuh materi yang akan disampaikan, perluas wawasan, dan melihat contoh orator-orator yang sukses seperti Presiden Soekarno," tandas Mulyadi.
Â
Redaktur   : Syaifullah Amin
Kontributor: Â Miftakhul Anwar Â
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Ramadhan, Melatih Sabar, Memperkuat Syukur
2
Khutbah Jumat: Tiga Kebahagiaan Orang Puasa
3
Gerhana Bulan Total Bakal Terlihat di Seluruh Indonesia pada Selasa 3 Maret 2026, Dianjurkan Shalat Khusuf
4
Gus Yahya Sebut Kepergian Ketum Fatayat Margaret adalah Kehilangan Besar bagi Keluarga NU
5
Khutbah Jumat: 4 Cara Menghidupkan Malam Ramadhan dengan Ibadah
6
Ali Khamenei Wafat dalam Serangan Israel-Amerika
Terkini
Lihat Semua