Netanyahu Kunjungi Washington, Israel Resmi Bergabung dengan Board of Peace
NU Online · Kamis, 12 Februari 2026 | 16:15 WIB
PM Israel Benjamin Netanyahu dan Menlu AS Marco Rubio usai penandatanganan dokumen Board of Peace di Blair House, Washington DC, Rabu (11/2/2026). (Foto: akun X Netanyahu)
Afrilia Tristara
Kontributor
Jakarta, NU Online
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu secara resmi menandatangani dokumen yang menyatakan keikutsertaan Israel dengan inisiatif Board of Peace di Washington DC, Rabu (11/2/2026).
Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Netanyahu bersama Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio di Blair House, Washington DC sebelum PM Israel itu bertemu Presiden AS Donald J Trump, yang juga inisiator "Dewan Perdamaian" tersebut, dalam agenda kunjungannya.
"Sebelum pertemuan saya di Gedung Putih dengan Presiden Trump, saya menandatangani aksesi Israel sebagai anggota "Dewan Perdamaian" (Board of Peace)," tulis Netanyahu dalam unggahan akun X-nya.
"Kami akan terus memperkuat aliansi yang tak tergoyahkan antara Israel dan Amerika Serikat," imbuhnya.
Inisiatif Board of Peace ditandatangani oleh perwakilan dari 19 negara pada 22 Januari 2026 lalu di Davos, Swis, bertepatan dengan penyelenggaraan Forum Ekonomi Dunia ke-56 (The 56th World Economic Forum).
Melansir Reuters, Dewan tersebut akan mengadakan pertemuan pertamanya pada tanggal 19 Februari di Washington untuk membahas rekonstruksi Gaza yang sebagian besar wilayahnya hancur akibat agresi Israel sejak Oktober 2023.
Kemitraan ini disebut-sebut bertujuan untuk mempromosikan tahap kedua gencatan senjata di Gaza dan mengumpulkan dana untuk rekonstruksi wilayah Palestina yang terkena dampak perang.
Namun, banyak pakar hak asasi manusia mengkritik tindakan Trump dengan pembentukan sebuah dewan untuk mengawasi urusan wilayah asing ini karena sangat kental dengan prinsip kolonialisme.
Dengan bergabungnya Israel pada dewan tersebut diperkirakan akan menimbulkan kritik lebih lanjut karena dewan tersebut tidak menyertakan seorang pun dari Palestina.
Dalam pertemuan dengan Trump tersebut, Netanyahu juga membahas tentang Iran. Trump mengemukakan negosiasi antara AS dan Iran akan terus berlanjut.
“Pertemuan itu sangat baik, hubungan luar biasa antara kedua negara kita terus berlanjut,” kata Trump tentang Israel melansir Aljazeera.
“Tidak ada kesepakatan pasti yang tercapai selain saya bersikeras agar negosiasi dengan Iran dilanjutkan untuk melihat apakah kesepakatan dapat terwujud atau tidak," pungkasnya.
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
2
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Profil KH Nurul Huda Djazuli Ploso, Anggota Ahwa yang Fokus Belajar dan Mengajar
Terkini
Lihat Semua