NYPD Bubarkan Program Rahasia Mata-Matai Muslim
NU Online · Kamis, 17 April 2014 | 08:31 WIB
Jakarta, NU Online
Kepolisian New York atau NYPD membubarkan program rahasia yang dirancang untuk memata-matai Muslim dan mengidentifikasi ancaman terorisme potensial.
<>
Unit Demografi sebelumnya mengirim detektif berpakaian sipil untuk mendengarkan percakapan dan membuat dokumen di tempat-tempat yang biasa dikunjungi Muslim, kata media AS sebagaimana dilansir oleh BBC Indonesia.
Pasukan itu telah menjadi subyek dua gugatan hukum federal di masa lalu dan memicu kemarahan dari kelompok-kelompok hak sipil.
Hal ini juga dilaporkan menjadikan Muslim tidak lagi mempercayai petugas penegak hukum.
"Reformasi ini adalah langkah kritis untuk meredakan ketegangan antara polisi dan komunitas yang mereka layani, agar polisi dan warga negara kita bisa saling membantu mengejar penjahat," kata Walikota New York Bill de Blasio dalam pernyataan tertulis.
Keputusan untuk menghentikan program ini dilaporkan sebagai keputusan Komisioner Polisi William Bratton dan dipandang sebagai langkah untuk menjauhkan diri dari praktek-praktek pengumpulan intelijen pasca serangan 11 September.
Unit yang telah beroperasi sejak 2003 dan kemudian dinamakan Unit Pengawasan Zona itu mencatat dimana Muslim bekerja, berbelanja, makan dan sholat.
"Unit Demografik membuat ketegangan psikologis di komunitas kami," kata Linda Sarsour dari Asosiasi Arab Amerika di New York kepada harian New York Times. (mukafi niam)
Terpopuler
1
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
2
Innalillahi, Ketua PWNU Jawa Tengah 2003-2013 KH Muhammad Adnan Wafat
3
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
4
UU Satu Data Indonesia Disahkan, Transfer Data ke Luar Negeri Wajib Persetujuan DPR
5
Sosialisasi Hasil Muktamar ke-35, PBNU Ubah Lembaga Wakaf Jadi Lembaga Aset dan Wakaf
6
Kemenag Buka Pelatihan Moderasi Beragama 2026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Terkini
Lihat Semua