Otoritas China Hukum Mati Pembunuh Imam Masjid
NU Online · Selasa, 30 September 2014 | 06:12 WIB
Jakarta, NU Online
Media pemerintah China melaporkan dua pemuda dihukum mati dan yang lainnya penjara seumur hidup karena membunuh pimpinan masjid terbesar negara itu.
<>
Jume Tahir, imam yang diangkat pemerintah di masjid kota Kashgar, China barat tewas pada bulan Juli.
Pengadilan menyatakan sekelompok anak muda dianggap bertanggungjawab atas pembunuhan tersebut, seperti dilansir oleh BBC Indonesia.
Mereka dipandang terpengaruh ekstrimisme keagamaan.
Beberapa orang yang terlibat dilaporkan ditembak mati polisi yang melakukan operasi setelah tewasnya imam tersebut.
Kashgar berada di daerah Xinjiang, China barat laut, tempat yang sering dilanda rangkaian kerusuhan dan bentrokan antara pihak keamanan dan penduduk Islam Uighur.
Puluhan tewas
Lima puluh orang tewas dalam peristiwa kekerasan di Xinjiang, pada Ahad (21/09), yang disebut polisi sebagai sebuah 'serangan teroris yang serius' seperti dilaporkan media pemerintah China.
Sebelumnya media pemerintah melaporkan peristiwa tersebut terjadi di Luntai yang menyebabkan dua orang tewas.
Kamis (25/09) sebuah portal berita pemerintah mengatakan 40 'perusuh', enam warga sipil dan empat pertugas polisi tewas. Tidak ada keterangan mengapa laporan tersebut terlambat disampaikan.
Dalam beberapa bulan belakangan, kekerasan meningkat di Xinjiang, yang selama ini diwarnai ketegangan antara komunitas Uighur dan suku Ha, China. (mukafi niam) foto: reuters
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
3
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
6
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
Terkini
Lihat Semua