PCINU Yaman Akan Terbitkan Kitab Ulama Al Ahgaff
NU Online · Ahad, 15 Maret 2015 | 12:01 WIB
Tarim, NU Online
Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Yaman menggelar acara rapat kerja (Raker) Yaman, Jum'at malam (13/3) kemarin. Rapat kerja antara lain membahas penerbitan buku-buku terbaru karya NU Yaman yang dilaksanakan oleh Lajnah Ta'lif wa Nasyr (LTN) NU. <>
Bertempat di musholla kampus Al Ahgaff, Acara yang dipandu oleh koordinator LTNNU, Muhammad Rifqi Ridho, rapat membahas kelanjutan penerbitan kitab "Bulughul Ma'mul fi Syarhi Lubbil Ushul" karya DR Amjad Rosyid al Maqdisy.
Kitab tersebut merupakan penjelasan (syarh) dari kitab Lubbul Ushul (karya Syaikhul Islam Zakaria al Anshori) yang dijadikan kitab wajib (muqorror) dalam mata kuliah Ushul Fiqh di Fakultas Syari'ah dan Hukum, Universitas Al Ahgaff. Sementara penulis kitab Bulughul Ma'mul ini tidak lain adalah guru besar yang pernah menjabat sebagai dosen dan ketua komite Fiqih dan Ushul Fiqih Universitas Al Ahgaff (dulu).
Pada kesempatan itu, Rifqi Ridho menuturkan bahwa kitab ini sudah berhasil diterbitkan 2 juz oleh LTN NU Yaman periode sebelumnya, dan periode sekarang akan dimaksimalkan penerbitan semuanya yang berjumlah 5 juz.
"Penerbitan kitab Bulughul Ma'mul ini akan menjadi sumbangsih NU Yaman untuk membantu para pelajar Universitas Al Ahgaff dalam mengkaji Ushul Fiqih lebih dalam dengan kitab yang lebih mudah difahami," ngkapnya.
Turut hadir dalam acara rapat itu Rais Syuriyah PCINU Hasan Basri Hayyi dan Ketua Tanfidziyah Abdul Rahman Malik, serta turut mengundang koordinator LTN NU periode sebelumnya Hifni Mubarok.
Selan pembahasan penerbitan kitab, acara yang berlangsung mulai pukul 20.30 waktu setempat itu juga berhasil memutuskan rencana menerbitkan buku antologi "Ulama Yaman dalam Literasi Islam Nusantara" yang berisi kumpulan tokoh-tokoh ulama Yaman yang memiliki karya kitab fenomenal yang telah menghiasi khazanah Islam di Indonesia.
"Buku kumpulan ulama ini akan menjelaskan beberapa tokoh Ulama Yaman yang memiliki pengaruh dan terkenal karena sering dikaji di pesantren-pesantren Indonesia seperti pengarang kitab Bughyatul Mustarsyidin, Sullamut Tawfiq dan lainnya," ungkap Abdul Rahman Malik.
Di akhir rapat dibahas juga pembentukan struktur redaksi bulletin Adzkar PCINU Yaman yang merupakan program dua kali selama setahun. (Arman Malieky/Anam)
Terpopuler
1
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
2
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
3
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
4
Muktamar Ilmu Pengetahuan IV Dorong Lahirnya Gagasan Strategis untuk Bangsa
5
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
6
Mulai 1 Juli 2026, Kemenhaj Alihkan Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus ke Terminal 2F
Terkini
Lihat Semua