Vatikan-Al Azhar Hidupkan Lagi Dialog yang Terputus
NU Online · Selasa, 29 Oktober 2013 | 12:43 WIB
Kairo, NU Online
Tahta Suci Vatikan dan Al Azhar Mesir kembali menghidupkan dialog antar-iman setelah lebih dua tahun terputus akibat tuduhan campur tangan dalam negeri Mesir.<>
Satu delegasi Vatikan telah bertemu dengan Syeikh Agung Al Azhar Prof Dr Ahmed Al Tayeb untuk menyampaikan undangan dari Paus Francis, kantor berita Mesir, MENA, melaporkan, Senin.
Disebutkan, surat tertulis Paus Francis tersebut isinya mengundang Syeikh Tayeb untuk menghadiri konferensi internasional yang akan digelar di Roma mengenai perdamaian dan perkuat jalinan persaudaran antar-agama.
Menanggapi surat undangan pemimpin Tahta Suci Vatikan itu, Syeikh Tayeb menyatakan akan memenuhinya, demikian MENA.
Sejak awal tahun 1990-an, Al Azhar dan Vatikan melakukan kontak rutin untuk dialog antar iman, namun kontak itu terputus menyusul revolusi 25 Januari 2011.
Al Azhar secara sepihak memutuskan hubungan dengan Vatikan karena menuduh Paus sebelumnya, Benediktus XVI, mencampuri urusan dalam Mesir.
Mufti Nasional Mesir, Prof Dr Syeikh Shawki Allam, menyambut baik sikap Al Azhar dan Vatikan dan menilainya sebagai perwujudan niat baik untuk kemaslahatan umat manusia.
"Hidup berdampingan secara damai sesama umat manusia lewat dialog berkesinambungan merupakan perwujudan hak asasi manusia," kata Syeikh Shawki.
Posisi Syeikh Agung Al Azhar dalam struktur protokol negara Mesir setara dengan perdana Menteri. (antara/mukafi niam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
PWNU Jateng Deklarasikan Muktamar Ke-35 NU yang Jujur, Bersih, Terbuka, Beradab
3
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
4
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
5
Kiai-Kiai Sepuh Harap Muktamar Ke-35 NU Berjalan Baik, Jujur, Adil, dan Berakhlakul Karimah
6
Data Terbaru Gempa NTT: 78 Meninggal Dunia, 907 Luka-Luka, 92 Ribu Warga Mengungsi, 4.256 Gempa Susulan
Terkini
Lihat Semua