Pentingnya Istikamah dalam Beriman menurut KH Zakky Mubarak
Senin, 13 Februari 2023 | 08:00 WIB
Bandung, NU Online
Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Zakky Mubarak dalam taushiyah digitalnya menyampaikan urgensi istikamah dalam beriman. Imam harus menjadi prinsip yang harus dipegang teguh oleh orang Islam.
“Manusia yang paling baik dalam kehidupan kita adalah mereka yang beriman dan konsisten dalam imannya,” kata Kiai Zakky sapaan akrabnya melalui akun facebooknya beberapa waktu terakhir.
Hal tersebut lanjutnya ditegaskan dalam firman Allah surat Fussliat ayat 30, “Innalladzina qolu robbunallah tsummastaqomu, sesungguhnya orang-orang yang mengikrarkan bahwa Tuhan kami Allah, meyakini Allah sebagai tuhannya dan mengesakannya dalam arti bertauhid yang murni kemudian mereka beristikamah konsisten dalam imannya,” terangnya
Wujud iman itu kata Kiai Zakky ada tiga komponen. "Pertama, i’tiqodun bil qalbi, meyakini dalam hati, yang kedua iqroru bilisan, mengikrarkan dalam lisan dengan kalimat sahadat. Hatinya meyakini, lisannya mengucapkan sahadat, persaksian tentang keesaan Allah dan Nabi Muhammad sebagai rasulnya,” ujarnya.
“Yang ketiga wa amalun bil arkan, merealisasikan dalam perbuatan sehari-hari. Apa wujudnya, melaksanakan perintah Allah dan menjauhi segala larangannya, meneladani kehidupan Nabi,” imbuhnya.
Kiai Zakky menegaskan setelah mengetahui arti dan wujud iman, perlunya manusia istikamah dalam memegang teguh keimanannya
“Hal ini penting, dengan terus konsekuen di dalam kehidupannya tetap teguh konsisten dalam keimanannya, seseorang akan merasakan nikmatnya taqwa, nikmatnya iman, sehingga yakin tidak ragu bahwa keesaan Tuhan ada, dan nikmatnya surga akan tergapai,” pungkasnya
Pewarta: Abdul Manap
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri 1446 H: Kembali Suci dengan Ampunan Ilahi dan Silaturahmi
2
Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Istri, Anak, Keluarga, hingga Orang Lain, Dilengkapi Latin dan Terjemah
3
Habis RUU TNI Terbitlah RUU Polri, Gerakan Rakyat Diprediksi akan Makin Masif
4
Kultum Ramadhan: Mari Perbanyak Istighfar dan Memohon Ampun
5
Fatwa Larangan Buku Ahmet T. Kuru di Malaysia, Bukti Nyata Otoritarianisme Ulama-Negara?
6
Gus Dur Berhasil Perkuat Supremasi Sipil, Kini TNI/Polri Bebas di Ranah Sipil
Terkini
Lihat Semua