Gus Yahya: Kekuatan NU Bertumpu pada Tradisi dan Pelayanan Jamaah
NU Online · Ahad, 3 Mei 2026 | 10:00 WIB
Garut, NU Online Jabar
Sejumlah jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melakukan safari organisasi ke kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Garut yang berlokasi di Jalan Suherman, No. 117 Pancalikan, Kecamatan Tarogong Kaler pada Jumat (1/5/2026).
Dengan disambut jajaran kepengurusan PCNU, Lembaga dan Badan Otonom, Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) datang didampingi Wakil Ketua Umum, KH Amin Said Husni, serta Ketua PBNU Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK), KH Masyhuri Malik.
Pantauan NU Online Jabar, kehadiran PBNU itu untuk memastikan kegiatan di PCNU Garut berjalan sesuai dengan roda organisasi.
Ada tiga pokok persoalan yang menjadi sorotan PBNU yakni kesiapan PCNU Garut soal konsep DIGDAYA, penguatan pergerakan organisasi, serta optimalisasi pelayanan jamaah.
Dalam arahannya, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menegaskan bahwa kekuatan NU ke depan tidak hanya bertumpu pada struktur formal organisasi, tetapi juga pada penguatan basis jamaah melalui tradisi dan pelayanan nyata.
"Konsep DIGDAYA NU ditekankan sebagai orientasi besar, yakni membangun jam’iyyah yang mandiri, berpengaruh, dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa tercerabut dari akar nilai Ahlussunnah wal Jama’ah," jelasnya.
Pria yang akrab disapa Gus Yahya itu juga menekankan pentingnya menjaga dan menghidupkan forum-forum keagamaan seperti lailatul ijtima sebagai ruang konsolidasi spiritual, sosial, sekaligus kultural warga Nahdliyin.
"Saya kira, kekuatan NU justru terletak pada kesinambungan tradisi yang hidup di tengah masyarakat. Salah satunya dapat terlihat dari sejauh mana lailatul ijitima maupun yaumul ijtima dapat terlaksana secara simultan," tambah Gus Yahya.
Senada dengan itu, Waketum PBNU KH Said Amin Husni menegaskan bahwa sebagai organisasi dengan garapan bidang dan masa yang begitu besar, NU mempunyai kewajiban untuk memberi sumbangsih nyata kepada para jemaah.
Selengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
3
Respons Wacana Penutupan Prodi yang Dinilai Tak Relevan, LPTNU Tekankan Kebijakan Komprehensif
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Perlintasan Liar Dikelola Ormas, Dirut KAI: Tidak Memenuhi Syarat, Kami Tutup
6
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
Terkini
Lihat Semua