Sarbumusi Akan Bangun Pondok untuk Asah Keterampilan Multibahasa Calon Pekerja Migran Indonesia
NU Online Ā· Jumat, 5 Juli 2024 | 06:00 WIB
Sumedang, NU Online
Pimpinan Pusat Federasi Buruh Migran Nusantara (F-Buminu) Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) akan membangun sebuah pondok yang bertujuan untuk mengasah keterampilan multibahasa serta penguatan mental keagamaan Ahlussunnah wal Jamaah bagi para calon pekerja migran Indonesia (PMI)Ā
Pondok tersebut merupakan Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) yang dinamai Pondok Bahasa Migran Nusantara atau Ponsaminu. Bangunan ini terletak di Pesantren Ulumul Huda Almusri, Desa Cilembu, Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.Ā
Ponsaminu dirancang untuk memberikan pelatihan multibahasa asing kepada santri dan masyarakat. Beberapa bahasa yang akan dipelajari di Ponsaminu ini antara lain bahasa Inggris, Arab, Mandarin, Jepang, Korea, dan Jerman.Ā
Ketua PP F-Buminu Sarbumusi Ali Nurdin Abdurrahman telah melakukan prosesi peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Ponsaminu di Sumedang, pada Senin (1/7/2024).Ā
"Ponsaminu adalah langkah maju dalam upaya memajukan pendidikan di pesantren," ucap Ali Nurdin, sebagaimana dikutip NU Online Jabar.Ā
Melalui Ponsaminu ini, Ali Nurdin berkomitmen untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kompetensi dan menyiapkan calon PMI sehingga siap kerja dan siap mental.Ā
Ia juga menyinggung soal bonus demografi yang akan didapat Indonesia pada sekitar tahun 2030 hingga 2045. Kelak, usia produktif di Indonesia akan jauh lebih banyak daripada orang-orang berusia non-produktif.Ā
"Ponsaminu ini diharapkan dapat berkontribusi pada pemanfaatan bonus demografi ini dengan menyiapkan generasi muda yang kompeten dan siap bersaing di pasar kerja internasional," tandasnya.
Baca selengkapnya diĀ https://jabar.nu.or.id/amp/sumedang/peletakan-batu-pertama-ponsaminu-pesantren-ulumul-huda-almusri-sumedang-fasilitasi-calon-pekerja-migran-indonesia-LUlOJ
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua