Cara KH Hamid Dimyathi Tremas Dorong Santri Aktif Berbahasa Arab
NU Online · Ahad, 20 April 2025 | 09:00 WIB
Pacitan, NU Online Jatim
Sosok KH Hamid Dimyathi, pengasuh Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan pada era 1934-1948, dikenang sebagai tokoh sentral yang melakukan reformasi pendidikan di pesantren tertua Jawa Timur tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Iip Dzulkifli Yahya, alumni Pondok Tremas, dalam acara Kopi Darmo TV9 Nusantara bertajuk "KH Hamid Dimyathi: Menghadirkan Semangat Perlawanan Yang Abadi".
Iip menuturkan, di bawah kepemimpinan Kiai Hamid, Pondok Tremas mengalami kemajuan signifikan dalam bidang pendidikan. Salah satunya adalah dimulainya tradisi perpustakaan bagi santri, yang kala itu disebut-sebut sebagai perpustakaan pesantren terlengkap di Jawa Timur. Selain itu, Kiai Hamid juga dikenal efektif dalam memotivasi santri untuk berbahasa Arab dalam percakapan sehari-hari, meski tidak diwajibkan secara formal.
"Metodenya simpel tapi efektif. Kiai Hamid hanya mau bercakap-cakap dengan bahasa Arab dengan santrinya. Jadi, kalau santri ingin tahu atau berdiskusi dengan beliau, mau tidak mau harus menggunakan bahasa Arab," terang Iip, dikutip dari kanal YouTube TV9 Nusantara, Jum’at (18/04/2025).
Lebih lanjut, Direktur Media Center PWNU Jawa Barat tersebut mengisahkan Setelah kemerdekaan, Kiai Hamid terpilih menjadi anggota Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP), yang merupakan cikal bakal DPR RI. Ia berhasil menemukan bukti otentik dari dokumen Belanda dan buku sejarah KNIP yang membenarkan keterlibatan Kiai Hamid dalam lembaga tersebut.
"Beliau adalah alumni pelatihan ulama pada masa pendudukan Jepang. Para alumni pelatihan ulama inilah yang kemudian menjadi para pengurus Masyumi di daerah-daerah, termasuk Kiai Hamid," ungkapnya.
Selengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Bakal Caketum PBNU Gus Kikin: Siapa Pun yang Terpilih Jadi Ketum, NU Harus Tetap Rukun
Terkini
Lihat Semua