Jelang Lebaran Ketupat, Pembelian Janur Meningkat
NU Online · Jumat, 27 Maret 2026 | 16:00 WIB
Bangkalan, NU Online Jatim
Menjelang perayaan Hari Raya Ketupat pada 8 Syawal 1447 H, Pasar Tanjungbumi, Kabupaten Bangkalan dipadati oleh para pembeli dari berbagai daerah yang berburu janur untuk kebutuhan pembuatan ketupat dan lepet.
Salah satu penjual janur, Suha mengungkapkan, dirinya hanya berjualan janur setahun sekali, yakni menjelang Lebaran Ketupat. Ia mengaku antusias karena dagangannya selalu diserbu pembeli.
“Saya menjual janur dalam bentuk ikatan, satu ikat berisi 10 helai seharga Rp 7.000. Ada juga yang sudah dibentuk menjadi ketupat, 10 buah seharga Rp 8.000,” ujarnya kepada NU Online Jatim, Kamis (26/03/2026).
Menurutnya, masyarakat terlihat sangat antusias membeli janur. Sebagian pembeli memilih membeli dalam jumlah banyak untuk dirangkai sendiri, bahkan sekaligus mengajarkan anak-anak mereka cara membuat ketupat dengan baik dan rapi.
“Ada juga yang tidak ingin repot, langsung membeli yang sudah jadi. Tinggal diisi beras dan direbus. Namun, kebanyakan tetap menikmati proses merangkai janur menjadi ketupat karena terasa lebih seru,” jelasnya.
Ia menuturkan, janur yang dijual bukan sekadar bahan anyaman, tetapi juga memiliki nilai tersendiri bagi masyarakat saat Lebaran Ketupat. Pembeli tidak hanya datang untuk berbelanja, tetapi juga untuk menjaga tradisi.
"Setiap tahun permintaan janur selalu meningkat menjelang Hari Raya Ketupat. Bahkan, pembeli datang sejak pagi hari agar tidak kehabisan. Momen ini menjadi kesempatan bagi para pedagang musiman seperti saya untuk meraup rezeki tambahan," sambungnya.
Selengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
Mengenal Enam A’wan PBNU 2026-2031 dari Kalangan Guru Besar dan Rektor Perguruan Tinggi
2
Khutbah Jumat: Keutamaan Mendoakan Keluarga yang Sudah Meninggal pada Hari Jumat
3
Khutbah Jumat: Sedekah Jumat Berkah, Menghidupkan Hari Mulia dengan Kebaikan
4
Khutbah Jumat: Menjaga Diri dari Maksiat Digital di Era Media Sosial
5
PBNU Sosialisasikan AD/ART Baru, Konferensi PWNU, PCNU, dan PCINU Dimulai 1 November 2026
6
Khutbah Jumat: Peran Masyarakat, Pemerintah dan Keluarga dalam Menciptakan Lingkungan Bebas Perundungan
Terkini
Lihat Semua