Pacitan, NU Online Jatim
Pengasuh Perguruan Islam Pondok Tremas, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, KH Achid Turmudzi menegaskan, bahwa menjadi seorang santri harus bisa menjaga hatinya agar tetap bersih, jauh dari hal-hal kotor yang bisa menyebabkan hatinya rusak.
Karenanya, dia berpesan agar santri terus memperbarui niatnya. Hal ini penting untuk menjaga tujuan dan konsentrasi santri dalam mencari ilmu, lantaran kecenderungan hati bisa berubah-ubah. Di pesantren, tidak ada niat lain, kecuali mencari ilmu. Berawal dari niat itulah suatu tujuan akan mudah tercapai.
Demikian disampaikan pada ijtima’ dalam rangka menyambut perayaan hari raya Idul Adha 1444 H, Kamis malam (07/07/2022). Acara tersebut diikuti oleh segenap pengasuh dan asatidz dan seluruh santri pesantren setempat.
“Ulangi lagi tujuan dan niat kalian di pondok pesantren,” imbuhnya.
Kiai Achid juga menyampaikan, bahwa kebersihan juga mempengaruhi jati diri santri. Ketika seseorang suka dengan kebersihan maka dapat dipastikan orang tersebut bersih hatinya.
“Kalian santri putra maupun putri jadilah santri yang suka bersih-bersih diniati membersihkan hatinya sendiri. Jangan sampai mengotori lingkungan, karena ketika kalian mengotori lingkungan berarti kalian juga mengotori hati kalian,” terangnya.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga kerukunan dan persaudaraan para santri. Walaupun berasal dari latar belakang yang berbeda, namun santri memiliki tujuan yang sama yakni tholabul ilmi.
“Selain tajdidun niat juga menjaga kerukunan dan persaudaraan antar santri,” pungkasnya.
Diketahui, ijtima’ kali ini membahas persiapan kegiatan gebyar takbir keliling antar asrama dan antar Musholla se-Desa Tremas yang diperkirakan akan dihadiri ribuan massa di Komplek Perguruan Islam Pondok Tremas Pacitan pada malam hari raya idul adha. Selain itu juga menyampaikan pengumuman tentang serangkaian pelaksanaan shalat Ied dan proses penyembelihan hewan qurban kepada para santri.
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
2
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Profil KH Nurul Huda Djazuli Ploso, Anggota Ahwa yang Fokus Belajar dan Mengajar
Terkini
Lihat Semua