Jatim HARLAH NU

PWNU Jatim Semarakkan Harlah Satu Abad NU, Ini Rangkaian Acaranya

NU Online  ·  Senin, 5 Januari 2026 | 07:00 WIB

PWNU Jatim Semarakkan Harlah Satu Abad NU, Ini Rangkaian Acaranya

Suasana rapat daring bersama panitia dan perwakilan PCNU se-Jatim. (Foto: dok NU Online Jatim)

Surabaya, NU Online

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menyemarakkan Hari Lahir (Harlah) Satu Abad NU pada tanggal 31 Januari 1926-2026 dengan serangkaian kegiatan dari tanggal 07 Januari hingga 08 Februari 2026, di antaranya Sarasehan Pesantren, Pameran NUConomic, GenZINU Bootcam, dan Mujahadah Kubro.


Ketua Panitia Harlah Satu Abad NU PWNU Jatim, H Masykuri Bakri mengatakan, rangkaian Harlah Satu Abad NU ini diawali dengan Kick Off Satu Abad NU serta Sarasehan Pesantren dan Kebangsaan di Unisma pada 07 Januari 2026 mendatang dengan narasumber dari Kemenag RI, UINSA, Pesantren Tebuireng, dan Bayt al Hikmah Pasuruan.


Setelah rapat daring bersama panitia dan perwakilan PCNU se-Jatim, Sabtu (03/01/2026), Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim itu menjelaskan, PWNU Jatim merayakan Harlah Satu Abad NU dengan tema ‘Memperkokoh Jam'iyyah, Tradisi, Kontribusi, dan Mengembangkan Peradaban’.


"Dengan tema itu, PWNU Jatim ingin melaporkan abad pertama sebagai peran historis NU dan pesantren, sambil mempersiapkan abad kedua dengan fokus pada program layanan (ekonomi, kesehatan, pendidikan, sosial-budaya), dan Generasi Z Islami NU (GenZI-NU)," kata Guru Besar dan mantan Rektor Unisma ini diberitakan NU Online Jatim.


Kemudian, setelah kick off, Sarasehan Pesantren dan Kebangsaan nanti akan diadakan Ziarah Muassis pada 24 dan 25 Januari 2026. Untuk 24 Januari, Ziarah Muassis difokuskan ke muassis tingkat kabupaten/kota oleh PCNU setempat, sedangkan 25 Januari adalah Ziarah Muassis ke Jombang oleh PWNU Jatim.


"Ziarah Muassis di Jombang antara lain ke makam KH M Hasyim Asy'ari, KH Wahab Chasbullah, KH Bisri Syansuri, dan KH Romli Tamim,” terangnya.


Selanjutnya pada 30 Januari hingga 08 Februari 2026 ada Pameran Seni Rupa bertajuk ‘Mangsa Kalasubo’ di Galeri DKS Balai Pemuda Surabaya yang diikuti karya KH Ahmad Mustofa Bisri/Gus Mus (Rembang), Acep Zamzam Noor (Cipasung), Nasirun (DIY), dan sebagainya.


"Pameran seni rupa itu dimeriahkan dengan Historical Trips (30/1), yang menyasar rute historis di kampung Kertopaten (lokasi pertama ide/embrio kelahiran), Bubutan (lokasi legalisasi), Peneleh (lokasi pertama muktamar), Kebondalem, Kawatan, Jl Sasak, Ampel. Selang sehari (31/1) ada Pengobatan/Layanan Kesehatan Gratis di seluruh RSNU/Klinik NU se-Jatim," jelasnya.


Pada tanggal 5-7 Februari 2026, kegiatan Harlah Satu Abad NU berlangsung di Kampung Cokelat, Blitar, yang difokuskan pada tema ‘NU-Conomic’ yang berupa pameran dan talkshow terkait tiga pilar NU-Conomic yakni UMKM, pertanian/hilirisasi, dan filantropi/wakaf-zakat. Selain itu, juga dilanjut dengan konser amal di lokasi yang sama.


Pada waktu yang sama juga ada Festival GenZI-NU di Kampung Coklat yakni Digital/AI Bootcam bersama Google Indonesia untuk SMA (5/2), mahasiswa (6/2), dan Pendidik/Guru Ma'arif (7/2), bahkan ada juga final lomba GenZINU (Lomba Lalaran Alfiyah, Pidato Arab/Inggris, Audisi Qiratul Kutub, dan Kompetisi AI (6/2).


"Puncak Harlah Satu Abad NU adalah Mujahadah Kubro di Stadion Gajahyana Malang pada08 Februari 2026 mendatang dengan mengundang Presiden, Menteri, MPR/DPR, Rais Aam PBNU, dan Ketua Umum PBNU,” pungkasnya.

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang