Langkah Diplomatik dan Politik Mbah Wahab Tak Diragukan
NU Online · Senin, 11 Mei 2026 | 22:00 WIB
NU Online Jombang,
Di balik sosoknya yang sederhana dengan balutan sarung dan kopiah, KH Abdul Wahab Chasbullah adalah seorang arsitek politik yang disegani. Hal ini terungkap dalam rangkaian Haul ke-55 Mbah Wahab di halaman Kantor Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang pada Ahad (10/5/2026).
KH Abdul Mun'im, penyusun empat jilid buku biografi Mbah Wahab, memaparkan bahwa banyak pihak di masa lalu yang sempat memandang Mbah Wahab sebelah mata. Penampilannya yang sangat sederhana ala santri membuatnya kerap dianggap sebagai pemimpin politik yang tidak intelek, ditambah Mbah Wahab tidak mengecap pendidikan formal di sekolah Belanda.
"Meski sederhana dan bukan lulusan sekolah Belanda, kemampuan politik Mbah Wahab tidak bisa diragukan. Beliau adalah kawan diskusi sekaligus lawan debat yang setara bagi tokoh-tokoh besar seperti Soekarno, Hatta, hingga Syahrir," ujarnya.
Kiai Mun’im mengisahkan bagaimana keberanian Mbah Wahab dalam mengonsolidasi ulama dalam ranah internasional melalui Komite Hijaz. Di sana, Mbah Wahab bersama para ulama lainnya mampu menekan Raja Abdul Aziz di Arab Saudi, sebuah langkah diplomasi luar negeri yang sangat berani pada masanya.
"Seperti kata Gus Muwafiq tadi, Mbah Wahab itu piawai beradu argumen. Dan itu tidak hanya diakui oleh kawan seperjuangan di dalam negeri, tetapi juga oleh para politikus dari Amerika, Belanda, hingga Jepang," ungkapnya.
Selengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
Innalillah Sesepuh Buntet Pesantren dan Rais Syuriyah PBNU KH Adib Rofiuddin Izza Meninggal Dunia
2
Hakim Praperadilan Putuskan Polda Metro Jaya Lanjutkan Proses Hukum Andrie Yunus
3
Ketum PBNU: Kiai Adib Mewakafkan Diri untuk Jam'iyyah dan Jamaah
4
Pemulangan Jamaah Haji Indonesia Dimulai 1 Juni 2026
5
Copot Dadan Hindayana, Presiden Prabowo Tunjuk Naniek S Deyang Jadi Kepala BGN
6
Kiai Miftah: Ada Kasih Sayang Allah di setiap Ujian Hidup Manusia
Terkini
Lihat Semua