Jombang

Persiapan Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas: Akomodasi Muktamirin Rampung, Dapur Umum Masuk Tahap Penyelesaian

NU Online  ·  Jumat, 17 Juli 2026 | 10:30 WIB

Persiapan Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas: Akomodasi Muktamirin Rampung, Dapur Umum Masuk Tahap Penyelesaian

Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang KH Abdurrozaq Sholeh. (Foto: NU Online Jombang/M Choirurrojikin)

Jombang, NU Online
Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, terus mematangkan berbagai persiapan teknis selaku tuan rumah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Forum musyawarah tertinggi organisasi berlambang jagat ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, yakni pada 27-31 Agustus 2026.


Ketua Panitia Lokal Muktamar Ke-35 NU KH Abdurrozaq Sholeh, menyampaikan bahwa jajaran pengurus pesantren saat ini bergerak cepat menyelesaikan seluruh infrastruktur pendukung demi kelancaran agenda lima tahunan tersebut.


Hingga pertengahan Juli, kesiapan fasilitas akomodasi atau tempat penginapan bagi para muktamarin atau peserta Muktamar dilaporkan telah rampung sepenuhnya. Panitia telah memastikan kesiapan fasilitas sejumlah madrasah di lingkungan Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas untuk dijadikan tempat penginapan peserta Muktamar.


Gus Rozaq, sapaannya menegaskan bahwa pemenuhan fasilitas ini merupakan prioritas utama demi memberikan penghormatan kepada para tamu, khususnya para ulama dan pengurus NU yang datang dari berbagai penjuru Indonesia, termasuk PCINU.


"Akomodasi penginapan, 100 persen siap. Insyaallah tamu-tamu NU sedunia akan kita muliakan dengan sebaik-baiknya," ucapnya pada Ahad lalu diberitakan NU Online Jombang.


Selain akomodasi, Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum ini menegaskan bahwa panitia lokal juga fokus pada manajemen logistik dan konsumsi skala besar. Saat ini, pembangunan dan pengaturan dapur umum telah memasuki tahapan penyelesaian atau finishing.


Keberadaan dapur umum ini sangat krusial untuk menjamin pasokan konsumsi ribuan peserta dan muhibbin tetap aman dan higienis selama acara berlangsung.


"Dapur umum, dalam proses berjalan, tahap penyelesaian. Logistik dan konsumsi untuk para peserta terus kita matangkan," ungkap Gus Rozaq.


Dukungan dari berbagai pihak juga terlihat dari penyediaan fasilitas parkir kendaraan. Panitia awalnya menargetkan penyediaan lahan parkir seluas 2 hektare.


Namun, berkat tingginya partisipasi masyarakat dan koordinasi yang solid, luas lahan parkir yang berhasil disiapkan kini melonjak menjadi 3 hektare. Perluasan ini diharapkan dapat mengurai potensi kepadatan lalu lintas di sekitar area pesantren selama muktamar.


"Tinggal kita menyiapkan 2 hektare yang kita janjikan. Alhamdulillah kita sudah mendapatkan 3 hektare," pungkasnya.

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang