Pendidikan Dini Penting untuk Masa Depan Anak dan Orang Tuanya
NU Online · Rabu, 30 Juli 2025 | 11:30 WIB
Pesawaran, NU Online Lampung
Mendidik anak dengan benar merupakan persoalan penting. Hal ini bukan saja demi masa depan mereka, tetapi juga bagi kedua orang tuanya. Karenanya, pendidikan harus diterapkan pada anak sedari dini mungkin.
Hal ini mengingat pepatah yang menyebut pendidikan pada anak seperti mengukir di atas batu. Hal itu menunjukkan sebuah proses yang kuat dan membekas.
Demikian disampaikan Gus Ahmad Kafabihi Mahrus dari Pondok Pesantren Lirboyo saat menjadi narasumber pada seminar keilmuan dan motivasi yang dihadiri oleh santri putra dan putri Pondok Pesantren Al-Hidayat Gerning Kabupaten Pesawaran, Lampung, Senin (28/7/2025)
Pendidikan pesantren, menurutnya, memberikan bekal pengetahuan dan mata rantai keilmuan yang kuat. Gus Ahmad menekankan bahwa ilmu adalah sarana untuk menumbuhkan takwa dalam diri. “Anak itu adalah jaminan doa untuk orang tuanya,” ujar pria yang baru menamatkan studi doktoralnya di UIN Syekh Ali Rahmatullah Tulungagung, Jawa Timur itu.
Dalam kesempatan itu, ia hadir bersama istrinya, Ning Sheila Hasina. Mengutip dawuh KH Anwar Manshur, Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur sekaligus Pengasuh Pesantren Lirboyo, ia mengatakan, perbaharuilah perahumu, karena lautan itu dalam. Menurutnya, ilmu adalah bekal utama untuk mengarungi kehidupan yang semakin kompleks dan berkembang.
“Zaman terus berkembang. Maka sebagai manusia kita harus mempersiapkan bekal ilmu, agar tidak tenggelam dalam derasnya arus kehidupan,” ujar Ning Sheila.
Selengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua