Awal Rabiul Akhir 1442 H Jatuh Selasa 17 November, Ini Doanya
NU Online · Ahad, 15 November 2020 | 16:55 WIB
Muhammad Syakir NF
Penulis
Jakarta, NU Online
Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) mengikhbarkan bahwa awal bulan Rabiul Akhir 1442 H jatuh pada Selasa (17/11).
"Awal bulan Rabiul Akhir 1442 H bertepatan dengan Selasa Pahing 17 November 2020 Miladiyah (mulai malam Selasa) atas dasar Istikmal," demikian bunyi surat pengumuman bernomor 043/LF–PBNU/XI/2020, Ahad (15/11).
Artinya, bulan Rabiul Awal 1442 H digenapkan menjadi 30 hari, hingga Senin (16/11).
Ikhbar tersebut didasarkan pada laporan dari seluruh petugas rukyatul hilal yang berada di semua titik di Indonesia. Mereka menyampaikan hal yang sama, yakni tidak berhasil melihat bulan.
Adapun laporan yang masuk ke LF PBNU antara lain dari Kota Makassar, Sulawesi Selatan; Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat; Kabupaten Bondowoso, Pamekasan, Gresik, Jombang dan Jember, Jawa Timur; Kota Semarang, Jawa Tengah, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Kota Jakarta Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.
Sebagai informasi, Ijtima atau konjungsi berdasarkan markaz Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, terjadi pada Ahad Kliwon 15 November 2020 pukul 12:09:20 WIB. Ini berarti kurang dari 15 jam jaraknya dengan waktu terbenamnya matahari yang terjadi pada pukul 17.47 WIB.
Di samping itu, ketinggian hilal juga sangat tipis dari imkanurrukyah (+2°00'00"), yakni+ 2º 07’ 47”.
LF PBNU menyampaikan terima kasih atas kontribusi dan partisipasi Nahdliyin dalam penyelenggaraan rukyatul hilal ini.
LF PBNU juga meminta kepada seluruh jajaran Lembaga Falakiyah PWNU dan PCNU se–Indonesia untuk bertindak aktif dan menyebarluaskan keputusan awal bulan Rabiul Akhir 1442 H ini kepada warga Nahdlatul Ulama khususnya jajaran pengurus di wilayah atau cabangnya masing–masing.
Seiring telah masuknya Almanak Hijriyyah Nahdlatul Ulama ke dalam bulan Rabiul Akhir 1442 H, LF PBNU mengajak seluruh Muslim untuk membaca doa berikut ini:
اَللّٰهُ اَكْبَرُ اللٌٰهُمَّ اَهِلِّهُ عَلَيْنَا بِالْاَمْنِ وَ الْاِيْمَانِ وَ السَّلَامِ وَ الْاِسْلَامِ وَ التَّوْفِيْقِ لِمَا تُحِبُّ وَ تَرْضَى رَبِّيْ وَ رَبُّكََ اللّٰهُ
Artinya :
“Allah Maha Besar. Ya Allah, jadikanlah ini bulan ‘membawa’ keamanan, keimanan, keselamatan, keislaman, kemampuan untuk mengamalkan apa yang Kau suka dan restui. Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah.”
Pewarta: Syakir NF
Editor: Muhammad Faizin
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Pesantren Al-Falah Ploso Kediri sebagai Lokasi Pembukaan Munas-Konbes NU 2026
2
TNI-Polri Hadang Massa Aksi BEM UI yang Hendak Menuju Bundaran HI
3
Selain TNI-Polri, Komcad Juga Disiagakan saat Aksi Indonesia Bangkrut
4
Koalisi Masyarakat Sipil Soroti Pengerahan TNI dan Komcad dalam Aksi Indonesia Bangkrut
5
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Hari Ini, Berikut Tuntutannya
6
Peaceful Muharam 1448 H, Kemenag Gelar Standardisasi Kosakata Isyarat hingga Akurasi Titik Kiblat
Terkini
Lihat Semua