Bahas Persiapan Muktamar, Panitia Pusat dan PWNU Lampung Bertemu di UIN Raden Intan
NU Online · Sabtu, 30 Oktober 2021 | 02:45 WIB
Panitia Muktamar ke-34 NU dan pengurus NU Lampung pada pertemuan yang digelar, Sabtu (30/10/2021) di UIN Raden Intan. (Foto: istimewa)
Kendi Setiawan
Penulis
Bandarlampung, NU Online
Panitia Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) kembali mengadakan pertemuan dengan pengurus NU Lampung, Sabtu (30/10/2021). Pertemuan digelar untuk lebih menyiapkan pelaksanaan Muktamar NU yang diagendakan 23-25 Desember 2021 ini berlangsung di Gedung Rektorat Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan.
Ketua Pantiia Muktamar ke-34 NU, H Imam Azis mengatakan NU didirikan oleh para wali. Penyelenggaraan muktamar dengan persiapan hanya dalam dua bulan menurutnya tidak rasional. Akan tetapi, seluruh panitia selain mengupayakan secara lahiriah, juga berserah kepada Allah swt.
“Dan Lampung akan mengawali abad kedua NU, Lampung akan menjadi tonggak abad kedua,” kata H Imam Aziz.
Pria asal Pati Jawa Tengah ini menegaskan bahwa panitia harus menyucikan niat dan harus ikhlas dalam mengemban tugas mulia penyelenggaraan Muktamar ke-34 NU.
Disampaikan juga bahwa pembukaan muktamar akan berlangsung di Pesantren Darus Sa'adah. Adapun acara dan prosesi selebihnya berdasarkan ijtihad dan musyawarahkan bersama.
Rektor UIN Raden Inten Prof Moekri mengatakan, pihaknya bersyukur jika UIN Raden Intan menjadi salah satu tempat perhelatan muktamar.
“Tapi seperti Mas Imam Aziz yang sam'an wa tha'atan jadi panitia muktamar, saya juga sam'an wa tha'atan,” kata Prof Moekri yang juga Ketua PWNU Lampung ini.
Prof Moekri menegaskan UIN Raden Intan siap untuk jadi salah satu lokasi kegiatan muktamar. Ia juga menyatakan Universitas Malahayati juga siap, karena Rektor Universitas Malahayati, Dr Mohamad Farih juga adalah Wakil Ketua PWNU Lampung.
Sekretaris Panitia, dr Syahrizal Syarif, pada pertemuan tersebut memperkenalkan sejumlah panitia pusat yang hadir kepada jajaran pengurus NU Lampung agar selanjutnya bisa saling berkoordinasi.
Dr Syahrizal juga menegaskan karena masih dalam suasana pandemi Covid-19, Muktamar ke-34 NU dilaksanakan dengan lebih ketat.
“Peserta harus negatif Covid-19 dengan menunjukkan hasil antigen, juga sudah vaksin,” kata dr Syahrizal.
Di lokasi acara nanti juga akan disediakan layanan antigen dan vaksin untuk peserta yang belum atau baru sekali menjalani vaksinasi.
Pewarta: Kendi Setiawan
Editor: Musthofa Asrori
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri: Menjaga Fitrah Setelah Ramadhan Berlalu
2
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
Terkini
Lihat Semua