Jakarta, NU Online
Menteri Pemuda dan Olahraga H Imam Nahrawi menginginkan lebih banyak lagi para pemuda, khususnya para atlet yang kreatif sehingga masyarakat Indonesia dapat merasakan manfaatnya.
"Saya ingin lebih banyak lagi anak muda Indonesia yang kreatif yang mensyukuri atas anugerah dari Allah kepada kita semua," kata Imam saat menghadiri pembukaan Bengkel Kreatif Hello Indonesia Nahdlatul Ulama (BKHI-NU) di Ciputat, Tangerang, Banten, Ahad (19/5).
Menurut Imam, keseharian para atlet di tempat pelatihan selalu fokus terhadap materi atau silabus kepelatihannya. Untuk itu, ketika para atlet mengalami kejenuhan bisa diajak ke BKHI agar dapat kembali menyegarkan pikirannya. Bahkan lebih dari itu, para atlet bisa mengembangkan kreativitasnya.
"(BKHI-NU bisa untuk para atlet) Sekadar refresh dan nanti usai jadi atlet bisa mengembangkan dunia kreativitasnya," ucapnya.
Ia mengemukakan bahwa selain memiliki kelebihan tentang dunia olahraga, para atlet juga mempunyai daya seni yang tinggi. Di antara atlet tersebut, ialah sprinter andalan Indonesia Muhammad Zohri.
Menurutnya, sebagai sprinter tercepat Indonesia, Zohri juga mempunyai keistimewaan yang lain: Zohri bisa menulis puisi dan melukis. "(Zohri) Ini salah satu contohnya. Saya kira lebih banyak lagi para atlet yang bisa dibawa ke tempat ini," ucapnya.
Pada kesempatan itu, ia mengemukakan bahwa Zohri dipastikan lolos kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020. Zohri lolos kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 setelah mencatatkan waktu 10,03 detik pada lomba lari 100 meter putra ajang Seiko Golden Grand Prix 2019 di Yanmar Stadium Nagai Osaka, Jepang, Ahad (19/5).
Ia berharap, selain dukungan agar Zohri bisa tampil baik di Olimpiade sehingga membawa pulang emas, Zohri juga bisa mengartikulasi mimpi-mimpi indahnya tersebut melalui bentuk seni atau tulisan. (Husni Sahal/Aryudi AR)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua