BPS Catat Inflasi Tahunan Oktober 2026 Capai 3,23 Persen, Transportasi dan Pangan Tertinggi
NU Online · Senin, 2 November 2026 | 12:00 WIB
Haekal Attar
Penulis
Jakarta, NU Online
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi sebesar 0,22 persen pada Oktober 2026 dibandingkan bulan sebelumnya (month-to-month). Sementara itu, secara tahunan (year-on-year), inflasi mencapai 3,23 persen.
"Pada Oktober 2026, terjadi inflasi year-on-year (y-on-y) sebesar 3,23 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 112,56," demikian dikutip NU Online dari laporan resmi BPS melalui laman bps.go.id, Senin (2/11/2026).
Berdasarkan data BPS, kelompok transportasi mengalami kenaikan harga tertinggi sebesar 4,87 persen. Disusul kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 4,82 persen serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 4,52 persen.
"Kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,26 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,06 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 2,39 persen; kelompok kesehatan sebesar 2,31 persen," tulis BPS.
Selain itu, kenaikan harga juga terjadi pada kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,83 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,91 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 1,76 persen, serta kelompok pendidikan sebesar 1,35 persen.
Sulawesi Utara Catat Inflasi Tertinggi, DKI Jakarta Terendah
BPS juga mengungkapkan bahwa inflasi tahunan tertinggi di tingkat provinsi terjadi di Sulawesi Utara sebesar 8,07 persen dengan IHK 117,24. Sebaliknya, inflasi terendah tercatat di DKI Jakarta sebesar 2,52 persen dengan IHK 110,54.
Pada tingkat kabupaten/kota, inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Minahasa Utara sebesar 10,16 persen dengan IHK 122,38. "Sedangkan terendah terjadi di Kota Tangerang sebesar 2,13 persen dengan IHK sebesar 110,52," jelas BPS.
Inflasi Oktober 2026 Lebih Tinggi Dibandingkan Tahun Sebelumnya
BPS mengungkapkan bahwa inflasi tahunan pada Oktober 2026 lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada 2025, yakni sebesar 2,86 persen.
Sementara itu, pada Oktober 2024, inflasi tahunan (year-on-year) tercatat sebesar 1,71 persen, sedangkan inflasi tahun kalender (year-to-date) mencapai 0,82 persen.
"Sementara itu, pada Oktober 2024, tingkat inflasi y-on-y dan y-to-d masing-masing tercatat sebesar 1,71 persen dan 0,82 persen," terang BPS.
Terpopuler
1
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
2
Kasasi Dikabulkan, MA Batalkan Putusan PTUN Terkait Suket Penyetaraan Ijazah SMA Gibran
3
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
4
Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor MURI lewat Karya Buku Tertebal di Indonesia
5
Banjir di Medan Rendam 2.200 Rumah, 7.930 Warga Terdampak
6
Presiden Prabowo: Korupsi dan Penyelewengan adalah Awal Kehancuran Bangsa
Terkini
Lihat Semua