Bandung, NU Online
Fatayat NU sebagai organisasi kader pemudi NU berkepentingan untuk mengadvokasi kepentingan perempuan Indonesia. Fatayat NU melayani setiap pengaduan yang terkait perihal perempuan.
<>
Demikian dikatakan oleh Ketua Umum PP Fatayat NU Ida Fauziah dalam sambutan pembukaan Rakernas Fatayat NU di Balai Besar Pengembangan dan Perluasan Kerja, BBPPK, jalan raya Lembang nomor 222, Lembang, Bandung Barat, Kamis (21/2) malam.
“Fatayat NU memiliki posisi strategis untuk mendorong kesetaraan perlakuan bagi perempuan terkait hak-hak publik,” kata Ida Fauziah di hadapan sedikitnya 140 kader Fatayat NU dari 33 wilayah di Indonesia.
Ida Fauziah mengatakan, Fatayat NU selama menerima banyak pengaduan terkait ketidakadilan yang diterima perempuan misalnya di bidang ketenagakerjaan. Fatayat NU menerima pengaduan terkait upah buruh perempuan, perlakuan yang kurang menyenangkan, dan masalah lainnya.
Fatayat NU kata Ida Fauziah, sangat berkepentingan dalam hal ini mengingat tingginya angka tenaga kerja wanita baik di dalam maupun luar negeri. Ida mengimbau Fatayat NU untuk berdiri terdepan dalam meningkatkan perlindungan terhadap hak-hak tenaga kerja perempuan.
Dalam rakernas ini, seluruh pengurus Fatayat NU tengah melakukan konsolidasi dalam rangka mempersiapkan upaya-upaya advokasi dan perlindungan terhadap perempuan di ruang-ruang publik, tambah Ida.
Ida Fauziah dalam sambutannya juga mengimbau kadernya untuk menjadikan kantor Fatayat NU baik wilayah, cabang, maupun ranting sebagai tempat layanan pengaduan terhadap hak-hak perempuan.
Penulis: Alhafiz Kurniawan
Terpopuler
1
Logo Munas dan Konbes NU 2026, Unduh di Sini
2
Munas-Konbes NU 2026 di Ploso Bakal Dihadiri Lebih dari 500 Peserta dan Peninjau
3
Bahlil Janji BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Pertamax Malah Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter
4
Gus Ipul: Pembukaan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan Masih Sebatas Usulan
5
Menjaga Marwah Pemilihan Pengurus NU: Catatan dari Sowan kepada KH Afifuddin Muhajir
6
Khutbah Jumat: Meneladani Hidup Rasulullah di Masa Ekonomi Sulit
Terkini
Lihat Semua