GKMNU Gerakkan Manfaat Organisasi sampai Akar Rumput
NU Online · Sabtu, 4 November 2023 | 09:00 WIB
Ketua Satgas GKMNU Yaqut Cholil Qoumas bersama Hj Alisa Wahid di Bandung, Jumat (3/11/2023). (Foto: Swara NU/Rohman Dwi Aji)
Malik Ibnu Zaman
Penulis
Bandung, NU Online
Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU) merupakan upaya berorganisasi NU dengan cara-cara baru, yaitu dengan program yang benar-benar terasa sampai kepada jamaah di akar rumput.
Hal itu disampaikan Ketua Satgas Nasional (Kasatgas) Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU) Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) pada Kegiatan Pelibatan Masyarakat dalam Program Ketahanan Keluarga di Hotel Savoy Homann, Bandung, Jumat (3/11/2023).
“GKMNU ini berperan untuk merubah cara organisasi kita agar pemanfaatan terhadap umat itu benar-benar lebih terasa," ujarnya.
Gus Yaqut berharap di bulan-bulan ini, sudah bisa melakukan kegiatan secara serentak dengan beragam program.
"Sebenarnya banyak banget, kita itu punya banyak kegiatan kalau bapak sekalian benar-benar serius menjalankannya, ada program namanya relasi keluarga, lalu ada keuangan keluarga, dan seterusnya,” lanjutnya.
Menurut Gus Yaqut, tujuan dari GKMNU adalah riayatul ummah dan manfaatnya benar-benar terasa hingga ke akar rumput.
“Semua proses kegiatan selalu tujuan akhirnya adalah keluarga dan masyarakat, tanpa bicara keluarga maka proses yang dijalankan pemerintah ini tidak akan begitu terasa dampaknya,” tegas Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor ini.
Ia menegaskan bahwa GKMNU tugasnya membuat dan mendeliver program-program agar sampai kepada elemen masyarakat yang namanya keluarga.
“Makanya di GKMNU akan memberikan bimbingan keluarga, itu ada program di GKMNU bagaimana membina keluarga meskipun mungkin ada perbedaan-perbedaan di dalamnya, entah itu perbedaan politik dan macam-macam itu tidak membuat keluarga ini menjadi cekcok, tidak rukun," katanya.
"Program GKMNU pokoknya tujuannya elemen terkecil di masyarakat yang namanya keluarga, mulai dari bimbingan keluarga sampai dengan bimbingan keuangan kita berikan,” pungkasnya.
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
3
Pemerintah Tetapkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Ini Makna Desain dan Cara Unduhnya
4
DPR Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihapus, Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp1 Triliun
5
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
6
Rais Syuriah PBNU Ingatkan Pengurus PWNU Aceh: Jangan setelah Dilantik Malah Jadi Urusan
Terkini
Lihat Semua