Gus Yaqut Minta Anggota Ansor dan Banser Sukseskan Pilkada saat Pandemi
NU Online · Senin, 30 November 2020 | 05:30 WIB
Aru Lego Triono
Kontributor
Jakarta, NU Online
Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas meminta para anggota dan kader Ansor di seluruh penjuru Tanah Air untuk berperan aktif demi suksesnya penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 9 Desember 2020 mendatang.
Pilkada langsung di 270 daerah kali ini, menurutnya, membutuhkan perhatian besar semua pihak karena digelar di tengah pandemi Covid-19.
“Saya minta sahabat kader Ansor, Banser ikut menyukseskan pilkada. Sahabat-sahabat harus bisa jadi contoh di lingkungannya,” kata Gus Yaqut, saat memberikan orasi dalam Apel Kebangsaan Virtual yang dihadiri oleh ribuan kader Ansor dan Banser se-Pulau Jawa yang berpusat di Kabupaten Rembang, pada Ahad (29/11).
Menurut Gus Yaqut, demokrasi yang berkualitas adalah tidak sekadar diukur dengan terpenuhi prosesnya seperti terhindari dari praktik politik uang (money politics). Di tengah pandemi Covid-19 ini, lanjutnya, demokrasi bisa berjalan baik jika mampu memberikan jaminan kesehatan dan keselamatan bagi rakyat banyak.
“Atas dasar itu, pilkada yang akan melibatkan jutaan rakyat ini harus mendapat pengawalan semestinya agar tidak justru menjadi bencana,” tegasnya.
Untuk itu, Gus Yaqut meminta para kader Ansor dan Banser di daerah-daerah yang menyelenggarakan Pilkada untuk bisa menggunakan hak pilihnya dengan baik dan bertanggung jawab.
“Bantu pemerintah dan penyelenggara Pilkada memastikan pelaksanaan Pilkada dan mematuhi protokol kesehatan, tertib, aman, dan damai,” ujarnya.
Tidak sowan dulu ke kiai dan nyai
Gus Yaqut juga berharap para kader Ansor agar selalu berhati-hati di saat pandemi ini, termasuk dengan sementara tidak bersilaturahmi secara langsung dengan para kiai. Sebab dengan bertemu langsung, ungkapnya, hal itu rentan terjadinya penularan Covid-19.
“Saat ini sudah banyak kiai dan ibu nyai yang wafat akibat terkena corona. Kita wajib jaga kiai kita bukan hanya dari ancaman bully-an, tapi juga dari pandemi Covid-19. Jangan sowan dulu ke kiai dan hindari kontak fisik secara langsung,” katanya.
Apel yang berpusat di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, dengan protokol kesehatan ketat, memakai masker, face shield, dan menjaga jarak ini diikuti perwakilan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dari seluruh pimpinan cabang (PC) di Pulau Jawa.
Selain itu, apel ini diikuti seluruh pengurus wilayah (PW) se-Indonesia dan empat PC luar negeri yakni Malaysia, Korea Selatan, Taiwan, dan Mesir.
Pewarta: Aru Lego Triono
Editor: Fathoni Ahmad
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua