Habib Syech: Terserah Pilih Capres Mana, Jangan Bertengkar!
NU Online · Kamis, 12 Juni 2014 | 03:01 WIB
Karanganyar, NU Online
Habib Syech bin Abdulqodir Assegaf mengimbau kepada para pecinta shalawat agar tetap menjaga kondusivitas menjelang Pemilihan Umum Presiden 9 Juli nanti serta menggunakan hak pilih sesuai dengan hati nurani masing-masing.
<>
“Pemilu nanti saya harap semua menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati nurani masing-masing, terserah mau memilih siapa saja. Sing penting ojo do padu (yang penting jangan pada bertengkar) dan tetap menjaga kondusivitas,” pintanya dalam acara dzikir dan shalawat akbar di Madrasah Diniyyah Fathul Hidayah Jengglong, Waru, Kebakkramat, Karanganyar, Selasa (10/6).
Namun, untuk kriteria calon presiden yang seharusnya dipilih, Habib Syech memberikan masukan agar hendaknya seorang yang gemar shalawatan memilih capres yang senang shalawatan juga dan punya komitmen untuk NU. “Kalau bisa kami memberikan pendapat atau masukan agar memilih capres yang juga seneng shalawatan seperti kita, capres yang bisa ikut berkomitmen dan berkontribusi kepada NU,” ungkap beliau.
Dalam kesempatan ini Habib Syech juga mengumandangkan syair shalawat untuk pilpres nanti. Syair tersebut juga berisi pesan tentang kriteria yang bisa menjadi bahan pertimbangan bagi para pecinta shalawat dalam menentukan pilihan. Berikut potangan syair pilpres dari Habib Syech:
Sholatulloh Salamulloh
'Alaa ThoHa Rosulillah
Sholatulloh Salamulloh
'Alaa YaaSin Habibillah
Ojo lali moco bismillah
Nait ingsun k'rono ngibadah
Milih capres ahli ibadah
Ahlus sunnah waljama'ah
Ono capres ahli ibadah
Ono capres biso amanah
Ono capres ahli shalawat
Ayo dicoblos mesti manfaat
(Jangan lupa baca bismillah/Saya niat karena ibadah/Memilih capres ahli ibadah/Ahlussunah wal Jamaah/Ada capres ahl ibadah/Ada capres bisa amanah/ada capres ahli shalawat/Ayo coblos pasti membawa manfaat). (Ahmad Rosyidi/Mahbib)
Terpopuler
1
LF PBNU Umumkan 1 Dzulqadah 1447 H Jatuh pada Ahad 19 April
2
17 Kader NU Diwisuda di Al-Ahgaff, Ketua PCINU Yaman Torehkan Terobosan Filologi
3
Mengapa Tidur setelah Subuh Sangat Berbahaya bagi Tubuh?
4
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulqa’dah 1447 H, Berpotensi Jatuh pada 19 April
5
Cara Penguburan Ikan Sapu-Sapu oleh Pemprov DKI Dapat Kritik dari MUI
6
Benarkah Pendiri PMII Hanya 13 orang?
Terkini
Lihat Semua