Hadapi Piala Asia U-23, PSSI Diminta Lakukan Pendekatan Persuasif ke Klub Liga 1
NU Online · Kamis, 22 Februari 2024 | 08:36 WIB
Malik Ibnu Zaman
Penulis
Jakarta, NU Online
Tim Nasional Indonesia akan berlaga pada Piala Asia U-23 di Qatar pada 15 April hingga 3 Mei 2024.
Dalam menghadapi ajang tersebut, kemungkinan timnas akan mengalami kendala saat pemanggilan pemain yang saat ini tengah berlaga di ajang kompetisi Liga 1.
Oleh karena itu, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY) meminta Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut.
Sementara Ketua Paguyuban Suporter Timnas Indonesia (PSTI), Ignatius Indro, menyarankan agar STY tidak memasang target terlalu tinggi yang membebani para pemain. Pasalnya, ada kemungkinan pemain andalan timnas tidak dilepas klub Liga 1.
Untuk menghadapi kemungkinan tersebut, Indro mwnyarankan agar PSSI segera melakukan pendekatan kepada klub Liga 1.
"Pendekatan persuasif sangat diperlukan karena klub tentu mempunyai pertimbangan khusus tentang hal ini," ujarnya kepada NU Online, Rabu (21/2/2024).
Lebih lanjut ia menyatakan bahwa meliburkan sementara Liga 1 bukan solusi terbaik karena hal itu akan mengubah jadwal yang ada serta menyulitkan pelaksanaan selanjutnya.
Indro menyarankan agar ke depan PSSI menyelenggarakan kompetisi usia muda sehingga persoalan pemanggilan pemain yang sedang berkompetisi di Liga 1 tidak terjadi lagi.
Baca Juga
Timnas Tunisia dan Shalawat Fatih
"Ini yang seharusnya menjadi perhatian PSSI ke depan. Karena dengan adanya kompetisi usia muda maka jadwalnya bisa disesuaikan dengan event international bukan malah mengorbankan Liga 1," ungkapnya.
Berikut ini daftar peserta Piala Asia U-23 2024:
Qatar (tuan rumah)
Yordania
Korea Selatan
Vietnam
Jepang
Uzbekistan
Irak
Uni Emirat Arab
Thailand
Australia
Arab Saudi
Indonesia
Kuwait
Tajikistan
China
Malaysia
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua