Hadir pada Penutupan Muktamar Ke-35 NU, Prabowo Disambut Ratusan Siswa, Bawa Harapan Terkait Pendidikan
NU Online · Senin, 31 Agustus 2026 | 10:30 WIB
Jombang, NU Online
Ratusan siswa di Jombang antusias menyambut kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto dalam rangkaian penutupan Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Senin (31/8/2026). Mereka membawa bendera Merah Putih dan bersiap menyambut Presiden yang dijadwalkan tiba menggunakan helikopter di Stadion Jombang sekitar pukul 10.00 WIB.
Antusiasme tersebut salah satunya terlihat dari Dinda dan Zahra, siswi SMP Negeri 1 Peterongan. Keduanya mengaku senang dapat mengikuti penyambutan Presiden Prabowo. Selain sebagai bagian dari arahan sekolah, keduanya memang ingin melihat Presiden secara langsung.
“Senang banget. Meskipun ini arahan dari sekolah, kami sendiri memang pengen ketemu langsung sama Pak Prabowo,” ujar Dinda saat ditemui NU Online di lokasi penyambutan.
Dinda berharap, jika mendapat kesempatan berbincang langsung dengan Presiden Prabowo, dirinya ingin menyampaikan harapan terkait pendidikan. Ia berharap akses pendidikan bagi masyarakat semakin baik, salah satunya melalui program sekolah gratis.
“Kalau ada kesempatan ngobrol langsung, yang ingin disampaikan itu pengen sekolah gratis dan bisa memberikan pendidikan yang lebih baik,” ungkapnya.
Harapan tersebut diamini oleh Zahra. Guru SMP Negeri 1 Peterongan Ali Mujib mengatakan sebanyak 324 siswa kelas IX dilibatkan dalam kegiatan penyambutan tersebut. Para siswa diberangkatkan secara bertahap dan telah berada di lokasi sejak sekitar pukul 08.30 WIB.
Menurut Ali, keterlibatan siswa dalam penyambutan tersebut tidak hanya bertujuan memeriahkan rangkaian Muktamar Ke-35 NU. Kegiatan itu juga menjadi sarana pembelajaran karakter, khususnya menanamkan nilai ikramud dhuyuf atau memuliakan tamu.
“Nilainya yang pertama tentu kita mengajarkan anak-anak untuk menghormati dan memuliakan tamu, apalagi ini tamu negara. Kami ingin menunjukkan bahwa siswa di Jombang antusias menyambut kedatangan beliau,” ujarnya.
Untuk mendukung mobilitas siswa, pihak sekolah menggunakan dua armada truk yang beroperasi secara bergantian hingga tiga kali putaran. Sejumlah guru juga telah berada di lokasi terlebih dahulu untuk melakukan pengondisian sebelum rombongan siswa tiba.
Ali menjelaskan, pola pendampingan tersebut juga telah diterapkan ketika para siswa mengikuti penyambutan pada pembukaan Muktamar. Pengondisian kembali dilakukan pada agenda penutupan untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib.
“Sebelum anak-anak berangkat, sebagian guru sudah berada di lokasi untuk melakukan pengondisian. Pada momen pembukaan utama kemarin anak-anak juga disiapkan, dan untuk penutupan ini kami siapkan hal yang sama,” jelasnya.
Selain para siswa, persiapan menyambut kedatangan Presiden juga dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jombang. Budiono dari Dishub Jombang mengatakan petugas telah disiagakan sejak sekitar pukul 08.00 WIB untuk mengatur lalu lintas di sejumlah titik.
Personel Dishub ditempatkan di beberapa lokasi strategis, antara lain kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Perempatan Sambongdukuh, serta area Stadion Jombang yang menjadi lokasi pendaratan helikopter Presiden.
“Pasukan Dishub dibagi di beberapa lokasi dan menyebar. Ada yang di lokasi Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Perempatan Sambongdukuh, dan area kedatangan mendaratnya helikopter Pak Prabowo di Stadion,” tuturnya.
Menurut Budiono, arus lalu lintas di sepanjang Jalan KH Abdurrahman Wahid cukup ramai karena aktivitas masyarakat tetap berlangsung pada hari kerja. Petugas disiagakan untuk membantu mengatur lalu lintas sekaligus mengantisipasi pergerakan rombongan Presiden.
Keterlibatan para siswa dan kesiapan petugas tersebut menjadi bagian dari suasana penyambutan Presiden Prabowo dalam rangkaian penutupan Muktamar Ke-35 NU di Jombang. Para siswa berharap momentum tersebut tidak hanya menjadi pengalaman berharga, tetapi juga membawa perhatian lebih besar terhadap kemajuan pendidikan.
Kontributor: Ira Wahyu Wardhani
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Bakal Caketum PBNU Gus Kikin: Siapa Pun yang Terpilih Jadi Ketum, NU Harus Tetap Rukun
6
Gus Yusuf Maju sebagai Caketum PBNU, Klaim Tak Langgar AD-ART NU
Terkini
Lihat Semua